Astra Motor Jateng
Kunci Keselamatan Riding Siang dan Malam
Apa saja yang harus diperhatikan dan potensi bahaya yang mengintai di setiap periode waktu saat melakukan riding pada siang dan malam hari.
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Lubang, kerikil, genangan air, atau bahkan hewan yang menyeberang akan lebih sulit terlihat.
Fokus pada jalan di depan dan hindari gangguan.
Berikan diri kita ruang gerak yang lebih besar.
Jarak aman di malam hari harus lebih jauh daripada di siang hari karena waktu reaksi kita lebih lambat.
Mengemudi di malam hari lebih melelahkan secara visual dan mental. Pastikan tidak mengantuk saat berkendara.
Jika merasa lelah, menepilah dan beristirahat.
Pengendara mabuk, atau mereka yang kurang fokus, lebih sering muncul di malam hari.
Selalu waspada terhadap pergerakan tak terduga dari kendaraan lain. Pengendara dengan lampu mati, lampu yang menyilaukan, atau mereka yang melaju terlalu cepat di kondisi minim cahaya sering ditemukan di malam hari.
Selalu waspada terhadap kemunculan mereka.
"Riding di bawah terik mentari maupun di bawah cahaya lembut rembulan tetap membutuhkan persiapan dan kewaspadaan."
"Perbedaan antara siang dan malam hari memiliki perbedaan signifikan dalam tingkat visibilitas dan potensi risiko."
"Persiapkan diri dan nikmati setiap momen di jalan dengan aman dan penuh kesadaran," kata Oke Desiyanto Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah. (Laili S/***)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250626_Astra-Motor-Jateng.jpg)