Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Alasan Merianti Pegawai Bank Resign Pilih Kerja Serabutan di Luar Negeri, Gaji Lebih Tinggi

Merianti seorang pegawai bank yang memilih resign untuk kerja serabutan di luar negeri mengungkap alasannya.

Tayang:
Editor: rival al manaf
(Dok.pribadi)
Merianti, warga negara Indonesia yang mengikuti program WHV di Australia. 

TRIBUNJATENG.COM - Merianti seorang pegawai bank yang memilih resign untuk kerja serabutan di luar negeri mengungkap alasannya.

Ia tak menolak jika disebut alasan utamanya adalah gaji yang lebih tinggi alias alasan ekonomi.

Namun, ada hal-hal lain yang juga mendorong dirinya untuk memutuskan merantau jauh dari  negaranya Indonesia.

Merianti lulus kuliah jurusan Manajemen dari salah satu universitas di Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca juga: Polisi Internasional Ikut Selidiki Kasus Penembakan 2 WNA Australia di Bali

Baca juga: Geramnya Mahfud MD Dengar Pernyataan Wamenaker Soal Tren Kabur Aja Dulu: Itu Sangat Jahat

Merianti awalnya memutuskan melanjutkan bekerja di sebuah bank sebagai customer service. 

Hampir lima tahun menjadi pegawai kantoran, Merianti akhirnya berhenti untuk mengikuti program Working Holiday Visa (WHV) dan mencoba peruntungan kerja di Australia.

Program resmi dari pemerintah Australia ini semakin digemari banyak anak muda Indonesia karena memungkinkan mereka untuk berlibur sambil bekerja dan mendapatkan gaji tinggi.

“Alasan utamanya tentu karena ekonomi. Tapi selain itu, aku juga punya keinginan kuat untuk merasakan suasana dan budaya yang berbeda, ingin coba hidup di luar zona nyaman dan cari pengalaman baru di luar negeri," ungkap Merianti (30) melalui pesan singkat perihal latar belakangnya mengikuti WHV dikutip dari Kompas.com, Jumat (27/6/2025). 

Untuk mengetahui lowongan pekerjaan di sana, kata Merianti, bisa melalui aplikasi seperti SEEK, INDEED, dan JORA.

Atau cara paling efektif berdasarkan pengalamannya adalah berkenalan dengan sesama pekerja atau lewat agensi yang terpercaya.

Ia bercerita, proses melamar pekerjaan di Australia melalui program WHV pun lebih sederhana.

"Tetap pakai CV, tapi formatnya lebih simple. Cuma berisi data diri, pengalaman kerja, dan kontak.

Tanpa perlu foto, ijazah, atau dokumen tambahan seperti di Indonesia.

Biasanya CV langsung dikasih ke tempat kerja dalam bentuk kertas, tanpa amplop juga enggak masalah," tutur Merianti.

Hingga Juni 2025 ini, sudah satu setengah tahun Merianti tinggal di Negeri Kanguru.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved