Tumpahan Solar di Bawen
Update Terkini: Tumpahan Solar di Bawen Semarang Bikin Truk-truk Tergelincir, Lalulintas Macet 3 Km
Tumpahan solar di Jalan Soekarno-Hatta, jalur utama Semarang-Solo tepatnya di dekat PT Sam Sam Jaya Garments, Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN — Tumpahan solar di Jalan Soekarno-Hatta, jalur utama Semarang-Solo tepatnya di dekat PT Sam Sam Jaya Garments, Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang, menyebabkan kepanikan dan kemacetan panjang pada Rabu (2/7/2025) malam.
Sejumlah kendaraan berat, terutama truk, mengalami kesulitan saat melintasi tanjakan di lokasi tersebut.
Beberapa di antaranya selip dan tergelincir karena permukaan jalan yang licin.
Baca juga: 3 Hari Lagi, Ramalan Gempa Megathrust dan Tsunami di Jepang Terbukti? Indonesia Disebut Terdampak
Satu di antara sopir truk, Sunar (46), warga Banyumanik, Semarang, terpaksa menghentikan kendaraannya setelah truk kontainernya tak mampu menanjak.
“Tadi dari bawah mau menanjak sudah selip, bannya muter terus.
Saat dicoba menanjak semakin parah sehingga untuk jaga-jaga, saya langsung berhenti di tengah jalan,” kata Sunar di lokasi kejadian.
Dia mengaku sedang mengangkut kontainer kosong dari Semarang menuju Purworejo.
Menurut dia, tumpahan solar sudah terlihat sejak sebelum tanjakan.
“Kalau dipaksa jalan, berbahaya," imbuh dia, sambil menunggu proses pembersihan jalan selesai.
Petugas dari Pemadam Kebakaran dan BPBD Kabupaten Semarang segera turun tangan. Mereka menyemprot permukaan jalan dengan air bercampur deterjen untuk melarutkan solar. Polisi dan Dinas Perhubungan menutup sementara arus lalu lintas menuju arah Salatiga selama proses pembersihan dan evakuasi kendaraan.
Pantauan di lapangan hingga pukul 21.25 WIB menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga lebih dari tiga kilometer, dengan ekor kemacetan mencapai kawasan Cimory Dairyland On The Valley, Bergas.
Para petugas masih berjibaku membersihkan jalan, sementara para sopir seperti Sunar hanya bisa menunggu hingga kondisi dinyatakan aman untuk kembali melanjutkan perjalanan.
Bagi pengendara motor yang hendak melintasi jalur tersebut, disarankan menghindari dan mengambil rute alternatif.
Jika dari arah Semarang menuju Salatiga, dapat menggunakan jalur dari Pringapus menuju Tuntang.
Bagi pengemudi mobil dari arah Semarang ke arah Salatiga atau Ambarawa, dapat menggunakan ruas Tol Semarang-Solo. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.