Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Karoseri Laksana Ekspor Bus ke Sri Lanka

Gubernur Jawa Tengah melepas ekspor perdana bus Karoseri Laksana ke Sri Lanka, Rabu (2/7/2025).

Tayang:
TRIBUN JATENG/ISTIMEWA
PELEPASAN EKSPOR: Karoseri Laksana mengekspor bus ke Sri Lanka, Rabu (2/7/2025). Pelepasan ekspor bus dilakukan oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (DOK. HUMAS PEMPROV JATENG) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah melepas ekspor perdana bus Karoseri Laksana ke Sri Lanka, Rabu (2/7/2025).

Sri Lanka merupakan negara kelima tujuan ekspor.

Direktur Pemasaran PT Laksana Bus Manufaktur, Canta Bayu Laksana, mengatakan, karoseri Laksana  telah melakukan ekspor bus sejak 2009.

Baca juga: SPMB Jateng 2025, 3.606 Calon Murid Baru Tidak Daftar Ulang

Hingga saat ini telah ada empat negara tujuan ekspor yaitu Kepulauan Fiji, Bangladesh, Timor Leste, dan Laos.

"Ini memang suatu milestone (penanda penting) yang sangat besar sekali bagi kita bisa menembus pasar internasional," ujarnya, Rabu (2/7/2025).

Menurutnya, total ada 200 lebih unit bus yang sudah diekspor oleh perusahaan karoseri yang berada di Kabupaten Semarang ke empat negara itu.

Kali ini unit bus yang diekspor ke Sri Lanka adalah Legacy SR3 Neo Suites Combi.

"Jadi harapannya ini pembuka utama agar bisa mengekspor bus lebih banyak lagi ke Sri Lanka dan negara tetangga lainnya," katanya.

Ia mengatakan, sementara baru satu unit sebagai prototipe dan unit contoh untuk dipasarkan ke operator bus di Sri lanka dengan harga USD 128.000.

Bus ini dapat digunakan untuk bus pariwisata atau bus antarkota di Sri Lanka.

"Kami ingin buktikan bus buatan Indonesia bisa bersaing," tuturnya.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, ekspor bus yang dilakukan Laksana menandakan produk Jawa Tengah mempunyai pangsa pasar besar di luar negeri.

Apalagi di tengah kondisi perekonomian global yang sedang bergejolak, baik sisi keamanan maupun ekonomi.

"Kami mengapresiasi ekspor perdana ini akan menjadi penanda bahwa produk anak bangsa mampu bersaing di dunia internasional. Ini yang perlu kita hargai," tuturnya.

Ia mengatakan Jawa Tengah saat ini sedang mengembangkan konsep aglomerasi wilayah meliputi Semarang Raya, Soloraya, Pekalongan Raya, Pati Raya, Banyumas Raya, dan Kedu Raya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved