Berita Kudus
49 Atlet Pencak Silat Kudus Jajaki Kompetisi Internasional 2025 di Jakarta
Sebanyak 49 atlet pencak silat dari perguruan Bangau Ruyung Kudus mengikuti kejuaraan Kemenpora Internasional Pencak Silat Champioship 2025.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebanyak 49 atlet pencak silat dari perguruan Bangau Ruyung Kudus terbang ke Jakarta untuk mengikuti kejuaraan Kemenpora Internasional Pencak Silat Champioship 2025 yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini I Jakarta Timur selama empat hari, 10-13 Juli 2025.
Peserta dari Kudus terdiri dari usia dini jenjang sekolah dasar (SD) 12 atlet, pra remaja atau SMP 19 atlet, dan kategori remaja atau SMA sebanyak 18 atlet.
Mereka tergabung ke dalam satu Kontingen Pencaksilat Bangau Ruyung Kudus yang diberangkatkan ke Jakarta pada, Selasa (8/7/2025) malam dari kantor DPRD Kudus.
Baca juga: 3 Remaja Sragen Ditangkap, Buntut Aditya Babak Belur Dikeroyok Gegara Pakai Atribut Perguruan Silat
Satu di antara atlet potensial dari Kudus, Rahma Elena Rinjani (14) menargetkan medali emas pada kompetisi kali ini.
Rahma, sapaan akrabnya, saat ini masih duduk di bangku SMPN 3 Kudus kelas IX.
Untuk bisa membawa pulang medali emas, dia intens berlatih rutin 5-6 kali dalam sepekan.
Saat ini, kondisinya cukup prima untuk menampilkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga seni bela diri pencaksilat.
Bermodalkan dua prestasi bergengsi juara 1 pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2025 dan juara 1 kejuaraan internasional di Jakarta baru-baru ini, Rahma optimistis bisa mendapatkan hasil terbaik.
"Di kejuaraan sebelumnya ikut kategori pra remaja usia SMP, kali ini ikut kategori yang sama. Yang penting bisa tampil maksimal tanpa cidera," harapnya.
Pelatih Pencaksilat Perguruan Bangau Ruyung Kudus, Mas'ud menyampaikan, kejuaraan Kemenpora Internasional Pencak Silat Champioship 2025 diikuti oleh 2.500 peserta dari tiga negara. Meliputi perwakilan dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Baca juga: Kekerasan di Balik Atribut Perguruan Silat, Seorang Pemuda Jadi Korban di Sragen
Peserta dari Indonesia di antaranya diwakili oleh Kontingen Pencaksilat Bangau Ruyung dari Kabupaten Kudus.
Dengan target utama menjadi juara umum dari tiga kategori yang diperlombakan.
Kategori usia dini (SD) ditargetkan membawa pulang 5 medali emas, kategori pra remaja (SMP) ditarget 8 medali emas, dan kategori remaja (SMA) ditarget membawa pulang 5 medali emas.
"Setiap kategori, kami punya atlet potensial menyumbang medali. Terakhir kali kami juara umum pada kejuaraan tingkat nasional di Universitas Muhammadiyah Magelang 2025 borong 17 medali emas. Kondisi semua atlet dalam keadaan prima siap tampil," tuturnya. (Sam)
| Tribun Jateng dan Pemuda Pancasila Kudus Berjabat Tangan |
|
|---|
| Bayar PBB di Kudus Makin Mudah, Bisa dari Rumah, Ini Linknya |
|
|---|
| Samani Komitmen Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kudus |
|
|---|
| Kudus Raih Tiga Penghargaan dalam Ajang Top BUMD Award 2026 |
|
|---|
| Bupati Samani Bangga dengan Putra Daerah Kudus yang Berkontribusi di Tingkat Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250709_atlet-pencak-silat-berangkat-ke-Jakarta_1.jpg)