Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Brebes

Hari ke-3 Mencari Niam yang Tertimbun Kandang Ayam Brebes, Pengelola Akui Over Kapasitas, Kok Bisa?

Pemuda ini diduga tertimbun kandang ayam yang runtuh di Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes

Penulis: Msi | Editor: muslimah
Wahyu Nur Kholik
TERJUNKAN ALAT BERAT - Guna mempermudah pencarian, TIM SAR gabungan terus melakukan pencarian korban di hari ke dua dengan menggunakan alat berat.  

Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, PMI, Basarnas Cilacap dan BPBD Brebes menceritakan kendala melakukan pencarian Niam diantaranya adalah gas amoniak.

Kotoran ayam yang menumpuk menjadi kendala tim SAR gabungan lantaran menimbulkan gas amoniak.

Ditemui media di lokasi kejadian, Selasa (8/7/2025), Amin Riyanto Koordinator Unit siaga SAR Brebes mengungkapkan jika proses pencarian terkendala oleh tumpukan kotoran ayam yang meggunung dam mengandung gas amoniak dan bau yang sangat menyengat. 

Pencarian kemarin (Senin) sempat dihentikan pada sore hari dan dilanjutkan hingga hari ini Selasa (8/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari, hingga saat ini upaya pencarian terus dilakukan. 

"Upaya pencarian kita mulai kemarin siang sekitar pukul 12.30 WIB itu sudah kita upayakan pencarian hingga sore, dan hasilnya nihil. Kemudian pencarian kita lanjutkan hingga pagi tadi, untuk teman teman SAR dari Cilacap dan Banyumas itu datang dan kita lanjutkan hingga pukul 03.00 WIB," ujarnya 

Amin menyebut, jika beberapa kendala dalam upaya pencarian korban. Diantarnya lantaran area pencarian yang cukup luas.

"Informasi dari pemilik, yaitu kandang ayam dengan ukuran lebar 12 meter dan panjang 120 meter, itu 4 lantai dan semuanya tertumpuk jadi satu. Dimana si survevor ini, saat itu sedang berada di lantai dua. Bagian yang ambruk adalah alas lantai dari lantai 4 hingga lantai 2."

"Tebalnya dari kotoran ayam itu sendiri kurang lebih sekitar 27 centian. Kita berupaya memisahkan kotoran ayam dengan alas lantai," tambahnya.

Saat ini, ungkap Amin, Tim SAR gabungan sudah berhasil mengangkat lapisan kotoran ayam sehingga bisa memudahkan pencarian.

"Kita sudah berhasil mengangkat kotoran ayam di lapisan lantai empat," tandasnya.

Hal yang sama diungkapkan Aipda Budi Laksono, Kanit Turjawali SatSamapta Polres Brebes, menurutnya kesulitan yaang sama dirasakan saat pencarian seperti tim SAR yang lain. 

Ia menyebut ada rasa panas saat lapisan kotoran ayam yang dibuka mengenai wajah.

"Ketika lapisan kotoran ayam di buka itu keluar gas amoniak dari kotoran ayam, rasanya panas di wajah," pungkasnya. (pet)

Penjelasan Pengelola Kandang Ayam

CARI KORBAN - Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban yang tertimpa kandang ayam ambruk pada Senin (7/7/2025). Pencarian dengan alat berat belum membuahkan hasil. (Dok. Polsek Bulakamba)
CARI KORBAN - Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban yang tertimpa kandang ayam ambruk pada Senin (7/7/2025). Pencarian dengan alat berat belum membuahkan hasil. (Dok. Polsek Bulakamba) (TRIBUN JATENG/ISTIMEWA)

Terpisah,pengelola kandang ayam broiler yang ambruk di Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes mengklaim jika struktur pendirian pabrik sudah sesuai SOP.

Pimpinan kandang, Muanas Rizki menyebut,kandang sudah sesuai standar dan masih layak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved