Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

kominfo kota pekalongan

Regina-Santhika Terpilih sebagai Duta Wisata 2025, Wali Kota Pekalongan Aaf: Teladan Generasi Muda

Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata (Duwis) Kota Pekalongan tahun 2025 berlangsung meriah meskipun sempat diguyur hujan deras.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
Dok Kominfo Kota Pekalongan
BERIKAN PENGHARGAAN - Wali Kota Pekalongan didampingi Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan penghargaan kepada pemenang Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan tahun 2025, saat Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata (Duwis) Kota Pekalongan tahun 2025, di halaman Setda setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Gelaran Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata (Duwis) Kota Pekalongan tahun 2025 berlangsung meriah meskipun sempat diguyur hujan deras, di Halaman Setda Kota Pekalongan, Minggu (13/7/2025) malam.

Acara yang semula dijadwalkan digelar lebih awal, terpaksa mundur dan baru dimulai pukul 21.30 WIB. Namun demikian, semangat para finalis dan penonton tidak surut hingga acara usai pada Senin (14/7/2025) 01.30 dini hari.

Malam puncak ajang tahunan bergengsi ini berhasil memikat perhatian masyarakat. Sepuluh pasang finalis tampil memukau dalam berbagai segmen penjurian. Setelah melalui seleksi ketat dan proses penilaian yang adil, Muhammad Regina Jaya Sampurna dan Santhika Devi Yogi Pramesti berhasil dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan tahun 2025.


Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, yang akrab disapa Wali Kota Aaf, mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap para finalis, panitia, serta para pendukung dan keluarga peserta.

"Alhamdulillah, malam ini kita telah menyaksikan lahirnya ikon baru pariwisata Kota Pekalongan. Walaupun hujan sempat mengganggu, semangat para peserta luar biasa."

"Dukungan dari orang tua, dan para pendukung pun tak kalah hebat," ujar Wali Kota Aaf.

Ia menambahkan, bahwa terpilihnya Mas dan Mbak Duta Wisata bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk turut mempromosikan potensi daerah.

"Setelah dinobatkan, tugas mereka baru dimulai. Mereka harus mampu menjadi contoh bagi generasi muda, menunjukkan bahwa anak muda bisa produktif, positif, dan berkontribusi nyata."

"Ini bagian dari langkah kita menuju Generasi Emas 2045," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono, menjelaskan bahwa ajang pemilihan ini tidak hanya menilai penampilan luar para peserta, tetapi juga mencakup aspek kemampuan komunikasi, pengetahuan budaya dan pariwisata, penguasaan bahasa, serta inner beauty.

"Potensi anak muda Kota Pekalongan luar biasa. Lewat ajang ini, kami ingin menggali dan mengembangkan potensi mereka agar menjadi aset pembangunan kota," jelas Sabaryo.

Selain gelar utama, panitia juga menetapkan kategori tambahan seperti Duta Kepribadian, Duta Berbakat, dan Duta Favorit, yang seluruhnya melalui proses penjurian yang objektif dan ketat.

 

Mas Duta Wisata terpilih, Muhammad Regina Jaya Sampurna, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih gelar ini. Ini bukan pencapaian pribadi semata, tapi tanggung jawab besar yang akan saya emban bersama Mbak Santhika untuk memajukan pariwisata Kota Pekalongan," ucapnya. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved