Berita Jateng
Pemprov Jateng Gelar Pelatihan Padat Karya Menghadapi Badai PHK
Jawa Tengah menduduki peringkat pertama Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terbanyak di tingkat nasional sepanjang semeste
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jawa Tengah menduduki peringkat pertama Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terbanyak di tingkat nasional sepanjang semester 1 tahun 2025.
Berdasarkan dokumen Tenaga Kerja Ter-PHK Satudata Kemnaker menyebutkan jumlah PHK di Jawa Tengah mencapai 10.995 pegawai.
Menghadapi badai PHK tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi telah membentuk tim kerja dan menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan.
Pihaknya juga telah melakukan kegiatan pelatihan kerja padat karya.
"Jawa Tengah merupakan provinsi yang investasinya padat karya bukan padat modal.
Sehingga cocok investasi padat karya ini merekrut korban-korban PHK," tuturnya, usai menemui kunjungan kerja Komisi V DPR RI di gedung Gradhika, Jumat (25/7/2025).
Dikatakannya, di Provinsi Jawa Tengah telah membuka lapangan kerja baru melalui program kecamatan berdaya.
Surat Keputusan Kecamatan berdaya dikeluarkan oleh Bupati/Walikota.
"Kecamatan berdaya akan menampung masyarakat dari kelompok milenial, pemuda, perempuan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang arahnya pemanfaatan kerja siap pakai," jelasnya.
Tidak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jateng telah melakukan filtrasi kepada perusahaan-perusahaan. Pihaknya juga telah menempatkan satgas di perusahaan melakukan PHK.
"Pemerintah telah membentuk satgas. Sebelum dilakukan PHK dibentuk upaya pencegahan preventif dimana tempat perusahaan itu akan di PHK," tuturnya.(rtp)
Baca juga: Beras Berhamburan & Kaki Mbah Awan Tergilas Dump Truk di Depan Kantor Kelurahan Tanjung Mas Semarang
Baca juga: Hasil Babak II Skor 1-1 Timnas U-23 Indonesia Vs Thailand Semifinal Piala AFF U23: Raven Cetak Gol!
Baca juga: Tinjau Lokasi Kebakaran di Pesanggrahan Raya, Pemkot Semarang Siapkan Bantuan Bagi Korban
| 5 Daerah di Jateng Jadi Sasaran Program Jamu, Ada Solo dan Semarang |
|
|---|
| Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Minta SPPG Ditutup, BGN Harus Evaluasi Menu |
|
|---|
| BPOM Temukan 10.267 Jenis Produk Berbahaya Beredar di Jawa Tengah |
|
|---|
| Marak Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes, Wagub Taj Yasin Minta Aparat Serius Tindak Ponpes Abal-abal |
|
|---|
| Jateng Provinsi dengan Upah Buruh Terendah di Indonesia, Ini Daftar 10 Besarnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250725-Ahmad-Luthfi.jpg)