Berita Banyumas
Kisah Sukses Sweet Sundae, Es Krim Lokal Yang Mendunia Hingga Bernilai Miliaran Rupiah
Dari praktikum kampus hingga menembus pasar ekspor bernilai miliaran rupiah, itulah perjalanan manis Sweet Sundae.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Dari praktikum kampus hingga menembus pasar ekspor bernilai miliaran rupiah, itulah perjalanan manis Sweet Sundae.
Usaha es krim dan gelato asal Yogyakarta ini kini memasok produk ke hotel, restoran, kafe, hingga supermarket di berbagai daerah, bahkan mengekspor ke Uni Emirat Arab (UEA).
Owner Sweet Sundae, Yuki Rahmayanti bersama suaminya, Andromeda Sindoro, awalnya adalah seorang mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca juga: Nasib Stan Es Krim Alkohol 40 Persen Disegel Satpol, Penjual Ikut Terancam Sanksi
Keduanya aktif mengikuti praktikum pembuatan es krim dan menjadi asisten dosen.
Dari kegiatan tersebut, mereka kerap ikut mendampingi dosen ke peternak sapi perah.
"Dari situ kami melihat harga susu sapi perah saat itu sangat rendah di tingkat peternak.
Ketika mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2008, kita kembangkan penelitian menjadi produk es krim sebagai solusi meningkatkan nilai jual susu," ujar Yuki Rahmayanti kepada Tribunjateng.com. dalam zoom meeting bersama media di Banyumas Raya, Rabu (30/7/2025).
Kepala Marketing Sweet Sundae, Sarah Hestiani menambahkan Sweet Sundae lahir di area kampus UGM pada 2008.
Awalnya hanya berjualan antar-fakultas.
Tahun 2011, usaha ini pindah ke Jalan Lempongsari, Blok C18A, Yogyakarta, sekaligus melakukan rebranding dari "Sweet Sundae Es Krim" menjadi "Sweet Sundae" dengan menambah produk lain seperti gelato.
Perkembangan bisnis tak berhenti dan terus berinovasi.
Saat pandemi Covid-19 tahun 2019, Sweet Sundae sempat memproduksi susu pasteurisasi untuk kebutuhan isolasi mandiri (isoman).
Saat itu, permintaan susu harian bahkan mencapai 50 liter karena masyarakat berebut asupan bergizi sebagai pengganti susu beruang.
Kini, produk Sweet Sundae tak hanya es krim dan gelato, tetapi juga yogurt, susu pasteurisasi, susu evaporasi, kental manis, dan butter.
Produk-produk ini menjadi andalan untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri.
| Terima Bonus dan Insentif Berlebihan, Pegawai RSUD Banyumas Harus Kembalikan Uang Negara Rp12,7 M |
|
|---|
| Temuan BPK, RSUD Banyumas Diwajibkan Kembalikan Uang Negara Rp 12 Miliar |
|
|---|
| Digitalisasi Pasar Dikebut, Bupati Banyumas Targetkan Transaksi Nontunai Makin Meluas |
|
|---|
| KPK Bongkar Fakta TPPU Hasil Korupsi: Alirkan Dana untuk Wanita Simpanan |
|
|---|
| Aksi Penimbunan Pertalite di Sumpiuh Banyumas Terbongkar, Avanza Dimodifikasi Jadi Penampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250730_Kepala-Marketing-Sweet-Sundae-Sarah-Hestiani_1.jpg)