Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kota Pekalongan

Pedagang Terima Kunci, Pasar Banjarsari Kota Pekalongan Bersiap Beroperasi

Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan resmi memulai pembagian kunci lapak kepada para pedagang

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
Dok Kominfo Kota Pekalongan
PEMBAGIAN KUNCI - Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan resmi memulai pembagian kunci lapak kepada para pedagang Pasar Banjarsari Selasa (29/7/2025), di pasar Banjarsari setempat. Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono, menyatakan bahwa penyerahan kunci dilakukan secara bertahap selama delapan hari ke depan, dari 29 Juli hingga 5 Agustus 2025.  

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Setelah menanti lebih dari tujuh tahun pasca kebakaran hebat yang melanda, Pasar Banjarsari Kota Pekalongan akhirnya menunjukkan tanda-tanda kehidupan kembali.

Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan resmi memulai pembagian kunci lapak kepada para pedagang, Selasa (29/7/2025).

Pembagian kunci ini merupakan, tindak lanjut dari proses pengundian lapak yang telah dilakukan pada 21-24 dan 28 Juli 2025.

Acara ini menandai, dimulainya fase pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut setelah bangunan lama hangus terbakar pada 2018 lalu.

Baca juga: Kota Pekalongan Gencarkan Wajib Belajar 13 Tahun, Pendidikan Anak Dimulai Sejak Dini

Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono, menyatakan bahwa penyerahan kunci dilakukan secara bertahap selama delapan hari ke depan, dari 29 Juli hingga 5 Agustus 2025.

"Kunci diserahkan kepada pedagang yang sudah terdaftar dan telah melunasi kewajiban retribusi. Mereka bisa langsung mengecek lokasi dan bersiap untuk berjualan," ujar Supriono Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (30/7/2025).

Dari total 2.845 lapak yang tersedia di bangunan baru Pasar Banjarsari, sebanyak 2.779 pedagang telah terakomodasi melalui proses pengundian.

Masih terdapat, 66 pedagang yang belum melunasi tunggakan, namun tetap diberi kesempatan tanpa kehilangan hak atas lapaknya.

"Kami tetap prioritaskan hak mereka. Tapi syaratnya jelas, tunggakan harus dilunasi sebelum kunci diberikan," tegasnya.

Meskipun peresmian resmi pasar belum dijadwalkan, para pedagang diperbolehkan untuk langsung membuka lapak setelah menerima kunci.

Namun demikian, aturan pembangunan los terutama di lantai satu, akan diawasi secara ketat.

"Pedagang tidak boleh membangun sendiri. Kami akan sosialisasikan standar konstruksi los, termasuk jenis bahan dan estimasi biaya."

"Nantinya akan ada bantuan pembiayaan melalui kerja sama dengan Kospin Jasa," tambah Supriono.

Adapun infrastruktur pendukung seperti jembatan penghubung antar blok masih dalam tahap penyelesaian, khususnya untuk lantai dua dan tiga.

Pihaknya menyatakan, bahwa peresmian akan dilakukan setelah seluruh sarana prasarana siap.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved