Berita Semarang
Ternyata Olahraga, Makan Sehat dan Tidur Teratur Belum Cukup untuk Terhindar dari Penyakit Kronis
Data WHO menyebutkan lebih dari 17 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit jantung. Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Data WHO menyebutkan lebih dari 17 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit jantung.
Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup seperti merokok, pola makan tidak seimbang, dan kurangnya aktivitas fisik.
Selain itu, prevalensi hipertensi diperkirakan meningkat menjadi 29 persen dari populasi dewasa global pada 2025, sedangkan jumlah penderita diabetes di Indonesia diperkirakan telah melebihi 20 juta orang pada 2024.
Oleh sebab itu, dalam mendukung pemerintah untuk mengendalikan kematian akibat penyakit kronis, Prodia menggelar Roadshow Seminar Dokter Nasional 2025 di 11 kota besar di Indonesia. Salah satunya di Semarang.
Wahyu Satria, satu di antara peserta mengatakan seminar ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan pentingnya menjaga kesehatan dari penyakit kronis.
"Mungkin semua informasi dari internet atau media sosial ada, terkait bagaimana mencegah penyakit kronis.
Tapi akan lebih mendalam jika yang menyampaikan ahlinya.
Terlebih bisa tanya jawab langsung," ujarnya, Senin (18/8/2025).
Tak datang sendiri, Wahyu mengajak istrinya untuk ikut supaya bisa sama-sama saling mengingatkan terkait pola hidup yang sehat.
"Ternyata menerapkan gaya hidup sehat saja belum cukup.
Sudah olahraga, makan sehat, tidur cukup.
Tapi kami juga masih perlu menambah wawasan lebih terkait pencegahan.
Siapa tahu yang kami lakukan masih salah," tambah pria asal Salatiga ini.
Di lain pihak, Operational Manager Prodia, Wakhid Rizka Saputra, menjelaskan seminar ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat pengetahuan tenaga medis mengenai skrining, deteksi dini, serta pengelolaan penyakit kronis secara menyeluruh.
“Penyakit kronis merupakan salah satu tantangan terbesar dalam dunia kesehatan.
| Tak Mau Asal Tangkap Monyet yang Teror Warga Kalialang, DLH Kota Semarang Perlu Kajian Ilmiah |
|
|---|
| Meski Dibatasi hingga 2026, Guru Non-ASN Masih Dibutuhkan karena Kekurangan Pengajar di Sekolah |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 30 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
| Baru Semalam Dipasang, Portal Ngaliyan Rusak Lagi Diseruduk Bus AKAP Jambi-Kediri |
|
|---|
| Pengawasan Diperketat, Dinkes Semarang Temukan Masih Ada SPPG Belum Penuhi Syarat SLHS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250818_dr-Sodiqur-Rifqi.jpg)