Tribunjateng Hari ini
Ledakan Terjadi saat Warga Sibuk Ambil Minyak
Kobaran api masih tampak di lokasi kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Senin (18/8) siang.
Di depan rumah-rumah warga, terlihat pakaian, almari, kasur, dan lainnya berserakan.
Lokasi kebakaran berada di area pemukiman padat penduduk.
Sumur minyak yang terbakar itu berjarak 10-20 meter dari rumah warga.
Di sekitar rumah warga lain, juga terlihat ada beberapa sumur minyak, namun tidak beroperasi.
Petugas pemadam kebakaran berjaga di area lokasi, agar api tidak merambat ke rumah warga, dan sumur minyak yang lain.
Warga mengungsi di tempat aman, seperti di rumah-rumah saudaranya.
Ada juga yang mengungsi di kebun-kebun dan berencana untuk mendirikan tenda.
Periksa saksi
Sementara itu, Polres Blora menegaskan bakal menertibkan sumur-sumur minyak ilegal yang ada di Blora.
Hal itu sebagai tindaklanjut atas kebakaran sumur minyak yang ada di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengatakan masih menyelidiki penyebab kebakaran sumur minyak tersebut.
Pihaknya menyebut telah memeriksa beberapa saksi dari warga untuk dimintai keterangan.
"Kami dari pihak kepolisian menindaklanjuti kejadian tersebut, dan sudah meminta klarifikasi dari beberapa saksi. Saat ini kami melakukan penyelidikan dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng," kata Wawan di lokasi kejadian, Senin.
"Nantinya apabila api ini sudah bisa dipadamkan, insyaallah tim dari Labfor akan datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," lanjutnya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bakal menertibkan sumur-sumur minyak ilegal yang ada di Blora.
| Rp3 Triliun Pajak Kendaraan Belum Masuk Kas Daerah, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Penagihan |
|
|---|
| Aroma Smoky Banget, Menikmati Garang Asem Bambu dengan Suasana Slow Living di Kabupaten Semarang |
|
|---|
| Truk Tronton Tabrak Portal Pembatas di Simpang Jrakah Semarang, Kini Sudah Terjadi Tiga Kali |
|
|---|
| Pengasuh Ponpes di Demak Diduga Cabuli Santriwati Umur 14 Tahun |
|
|---|
| Oni Merasa Aman Ajak Cucu Bermain di Kali Pangus Ungaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250818_blora-sumur.jpg)