Berita Banyumas
Ramai Dugaan Pungutan Laptop di SMPN 1 Gumelar Banyumas, Dindik dan Kepsek Angkat Bicara
Dugaan pungutan di SMP Negeri 1 Gumelar, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, menjadi sorotan warganet usai akun Facebook bernama 'Ngringet Bareng'
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Catur waskito Edy
Sifatnya sukarela dan bertujuan mendukung kegiatan pembelajaran serta kebutuhan siswa, termasuk pengadaan perangkat pendukung seperti laptop sebagai kenang-kenangan yang bermanfaat.
3. Manfaat utama dari sumbangan tersebut kembali kepada siswa, baik dalam bentuk fasilitas, dokumentasi kelulusan, maupun peningkatan layanan pembelajaran.
4. Apabila terdapat misinformasi atau miskomunikasi, sekolah membuka uang dialog dan klarifikasi secara langsung melalui pihak sekolah atau Komite Sekolah.
Menurut Waryanto, dalam rapat tersebut disampaikan pula kebutuhan sarana mendukung pelaksanaan TKA, salah satunya adalah komputer.
Pihaknya mengatakan saat itu sekolah tidak mengarahkan apa-apa.
"Diskusi dilanjutkan oleh komite sekolah, seandainya program ini berjalan maka muncul hitungan satu orang segini.
Kelas 7 itu Rp400 ribu, kelas 9 Rp695 ribu.
Angka ini muncul pada saat rapat komite, saya sifatnya hanya pendengar," ujarnya.
Waryanto memaparkan saat ini SMPN 1 Gumelar memiliki 26 unit komputer.
Sementara, pelaksanaan TKA kelas 9, sekolah memerlukan 67 unit.
Sehingga ia menyampaikan masih kurang 41 unit.
"Total perkiraan itu Rp215 juta.
Saya sampaikan sekolah ada kekurangan 41 unit.
Sekolah sudah melakukan upaya, kami meminta dana aspirasi.
Akan cair, Insyallah Oktober 7 unit, jadinya tinggal 34.
Sudah Dibuka Sejak Sabtu, Segini Tarif Parkir Resmi di Kolam Retensi Purwokerto |
![]() |
---|
Api Lahap 3 Rumah dan 3 Kendaraan di Candinegara Banyumas, Korsleting Diduga Jadi Penyebab Kebakaran |
![]() |
---|
Mengemaskan Banyumas, Saat Sampah Disulap Jadi Tabungan Emas |
![]() |
---|
Atap Hanggar Rusak Parah, Pengelolaan Sampah di TPST Sumpiuh Banyumas Terganggu |
![]() |
---|
Sabu 9,17 Gram Disita: Dongkel Ditangkap di Stasiun Purwokerto, Polisi Buru Pemesan Berinisial HFZ |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.