Tanoto Foundation
Tanoto Foundation Cetak Aktor Pembangunan untuk Akselerasi SDM Indonesia
Tanoto Foundation telah meluncurkan Tanoto Foundation Fellowship Program pada tahun 2024 lalu.
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Berdasarkan laporan Human Capital Index (HCI) Bank Dunia tahun 2020, skor Indonesia hanya 0,54.
Artinya, seorang anak yang lahir di Indonesia saat ini diperkirakan hanya dapat mencapai 54 persen dari potensi produktivitasnya pada kondisi ideal.
Angka ini jauh di bawah negara-negara lain di Asia. Sebagai perbandingan, Thailand mencatat skor 0,61?n Malaysia 0,62 % .
Hal ini menandakan bahwa masih ada kesenjangan yang mendasar seperti kualitas pendidikan dasar yang belum merata, gizi anak yang masih rendah, serta keterbatasan sistem kesehatan yang berdampak pada perkembangan sumber daya manusia.
Bila terus dibiarkan, anak-anak Indonesia berisiko kehilangan potensi besar dalam hal keterampilan, kesehatan, dan produktivitas, yang pada akhirnya akan kesulitan mengejar bonus demografi dan berisiko tertinggal dalam persaingan global.
Pemerintah melalui Visi Indonesia Emas menargetkan peningkatan signifikan kualitas modal manusia agar pada 2045 tahun generasi muda Indonesia dapat bersaing setara dengan negara-negara berpendapatan tinggi.
Melalui agenda pembangunan jangka panjang yaitu, RPJPN 2025-2045, pemerintah menargetkan HCI Indonesia pada tahun 2045 mencapai angka 0,73.
Namun untuk mencapainya, dibutuhkan investasi jangka panjang dan strategi terobosan, bukan hanya di level kebijakan di tingkat makro, tetapi juga dalam mencetak aktor-aktor pembangunan muda yang dapat bekerja langsung di lapangan, menciptakan solusi, dan menggerakkan perubahan.
Berdasarkan hal ini, Tanoto Foundation, organisasi filantropi independen di bidang pendidikan yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada tahun 1981, meluncurkan Tanoto Foundation Fellowship Program pada tahun 2024 lalu.
Program ini memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk dipersiapkan menjadi pemimpin perubahan di bidang pendidikan dan sektor pembangunan lainnya.
Sembilan Tanoto Fellows (sebutan untuk penerima Tanoto Foundation Fellowship Program) terpilih dari ribuan pendaftar menjadi angkatan pertama.
Pada Kamis 28 Agustus 2025, Tanoto Foundation meluluskan sembilan Tanoto Fellows angkatan perdana ini.
Baca juga: Pendaftaran Program Beasiswa TELADAN Tanoto Foundation Kembali Dibuka
Mereka telah menjalani perjalanan penuh selama satu tahun, terjun di berbagai program Tanoto Foundation seperti pengembangan dan pendidikan anak usia dini, peningkatan kemampuan literasi-numerasi siswa sekolah dasar dan menengah, serta peningkatan soft-skill di pendidikan tinggi di tiga daerah mitra Tanoto Foundation yaitu Sumatra Utara, Jawa Tengah, dan Kalimantan.
“Sejak orang tua saya mendirikan Tanoto Foundation pada 1981, kami telah berkembang dari membangun sekolah dasar di Besitang, Sumatra Utara, hingga mendampingi ratusan sekolah, dan mendorong perubahan system."
"Namun, kami melihat masih ada kekurangan talenta, yang punya misi, holistik dan mampu memimpin."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250902_Tanoto-Foundation_Fellows.jpg)