Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gempa Afghanistan

Gempa Afghanistan Magnitudo 6,3, Lebih dari 2.400 Orang Tewas

Gempa bumi dengan magnitudo 6,3 yang mengguncang Afghanistan pada Sabtu (7/10/2023) telah mengakibatkan lebih dari 2.400 korban tewas, menurut Juru Bi

Editor: m nur huda
Kompas.com/Istimewa
Warga Afghanistan membersihkan puing-puing saat mereka mencari jasad korban di reruntuhan rumah yang rusak setelah gempa bumi di desa Kashkak, distrik Zendeh Jan di provinsi Herat pada 8 Oktober 2023. Jumlah korban tewas akibat serangkaian gempa bumi di Afghanistan barat meningkat tajam pada 8 Oktober menjadi lebih dari 2.000 orang, dengan hampir 10.000 orang terluka, ketika para petugas penyelamat menggali desa-desa yang rata dengan tanah untuk mencari tanda-tanda kehidupan yang hilang. Lebih dari 1.300 rumah roboh ketika gempa berkekuatan 6,3 skala Richter -yang diikuti oleh delapan gempa susulan yang kuat -mengguncang daerah yang sulit dijangkau, 30 kilometer (19 mil) barat laut ibu kota provinsi Herat, menurut para pejabat. (AFP/MOHSEN KARIMI) 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Gempa bumi dengan magnitudo 6,3 yang mengguncang Afghanistan pada Sabtu (7/10/2023) telah mengakibatkan lebih dari 2.400 korban tewas, menurut Juru Bicara Kementerian Kebencanaan Afghanistan, Mullah Janan Sayeeq.

Sayeeq mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 2.445 orang, sementara korban luka mencapai lebih dari 2.000 orang, yang merupakan revisi dari jumlah sebelumnya yang mencapai 9.240 orang terluka.

"Kami mencatat bahwa 1.320 rumah mengalami kerusakan atau hancur akibat gempa ini," ungkap Sayeeq dalam pernyataannya pada Minggu (8/10/2023).

Jumlah korban tewas yang melonjak ini jauh lebih tinggi dari laporan sebelumnya yang hanya mencatat 500 korban tewas pada Minggu (8/10/2023) oleh Bulan Sabit Merah.

Sebelumnya, pejabat dari Departemen Kesehatan Herat menyatakan bahwa lebih dari 200 korban tewas telah dibawa ke berbagai rumah sakit.

"Jenazah telah dibawa ke beberapa tempat, termasuk pangkalan militer dan rumah sakit," kata pejabat Departemen Kesehatan Herat.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), provinsi Herat memiliki total 202 fasilitas kesehatan umum, salah satunya adalah rumah sakit regional besar yang dapat menampung hingga 500 korban jiwa.

"Sebagian besar fasilitas tersebut adalah pusat kesehatan dasar yang lebih kecil, dan tantangan logistik menghambat operasi, terutama di daerah terpencil," ujar WHO.

Sistem layanan kesehatan Afghanistan, yang hampir sepenuhnya bergantung pada bantuan asing, telah mengalami krisis dalam dua tahun terakhir sejak Taliban mengambil alih kekuasaan dan banyak bantuan internasional yang menjadi tulang punggung perekonomian dihentikan.

Diplomat dan pejabat mengungkapkan keprihatinan mereka atas pembatasan yang diberlakukan oleh Taliban terhadap perempuan dan krisis kemanusiaan global yang telah mendorong para donatur untuk menarik kembali bantuan keuangannya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korban Tewas Akibat Gempa Bumi di Afghanistan Kini Mencapai 2.445 Orang

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved