Viral Guru Sragen Potong Seragam Siswa
Bu Guru SMP Sragen Minta Maaf Usai Viral Gunting Seragam Siswa: Karena Permintaan Orangtua Iksan
Anggrek guru viral di SMP PGRI 5 di Sragen mengatakan bahwa sejak dua bulan sebelum pengguntingan itu, Iksan sudah dibelikan seragam baru oleh ibunya.
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Satu fakta terungkap seusai Anggrek Anggarayani guru SMP PGRI 5 Sukodono, Kabupaten Sragen yang menggunting seragam siswa menjadi viral di media sosial.
Seusai video diunggah di TikTok dan viral, tak sedikit komentar negatif warganet atas aksi guru SMP tersebut.
Namun ternyata ada satu alasan mengapa guru ini melakukan tindakan menggunting seragam siswa tersebut.
Usut punya usut, aksinya itu diketahui bahkan karena atas permintaan dari orangtua siswa bersangkutan.
Baca juga: Inilah Sosok Bu Guru Cantik di Sragen, Viral Gegara Gunting Seragam Siswa Kelas 9
Baca juga: Modus Ekonomi Sulit, Truk dan Snack Rp 700 Juta Digelapkan, Polres Sragen Bertindak
Ya, nama Anggrek Anggarayani saat ini sedang menjadi perhatian publik.
Guru SMP PGRI 5 Sukodono, Kabupaten Sragen viral setelah videonya menggunting seragam siswanya beredar.
Di balik viralnya video itu, ternyata ada fakta lain.
Anggrek Anggarayani melakukan itu atas permintaan orangtua siswa.
Anggrek merupakan guru pengampu mata pelajaran seni budaya dan PPKN, serta guru bagian kesiswaan SMP PGRI 5 Sukodono.
Melihat videonya yang kini viral, Anggrek menyampaikan permintaan maafnya.
"Sebelumnya saya minta maaf atas kecerobohan, keteledoran, dan kelalaian saya."
"Seharusnya itu tidak saya unggah, tetapi itu saya dokumentasi atas permintaan orangtua anak," katanya seperti dilansir dari TribunSolo.com, Selasa (22/4/2025).
"Itu sebagai bukti dan memang benar sudah saya potong (seragam), karena yang menyuruh memotong itu adalah ibu dari Iksan (siswa di dalam video)," sambungnya.
Menurut Anggrek, pemotongan seragam serta pengambilan video dilakukan pada Senin (17/4/2025).
Dimana sebenarnya seragam yang dikenakan oleh siswa bernama Iksan tersebut adalah seragam dari sekolah lamanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.