Berita Kriminal
Begini Lika-liku Pencarian Advokat Banyumas Aris Munadi hingga Ditemukan Tewas Terkubur di Cilacap
DPC PERADI Purwokerto menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja Satreskrim Polresta Banyumas
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- PERADI Purwokerto mendukung penuh kinerja Polresta Banyumas dan Polresta Cilacap dalam mengungkap kasus tewasnya advokat Aris Munadi.
- Aris dilaporkan hilang sejak 21 Desember 2025 dan ditemukan meninggal serta terkubur di hutan Kubangkangkung, Cilacap.
- PERADI membentuk Tim Pencari Fakta untuk membantu penyidik dengan menghimpun informasi terkait aktivitas dan perkara yang ditangani almarhum.
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - DPC PERADI Purwokerto menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja Satreskrim Polresta Banyumas dan Polresta Cilacap dalam pengungkapan kasus hilangnya advokat Aris Munadi, S.H., yang kemudian ditemukan meninggal dan terkubur di kawasan hutan Kubangkangkung, Kabupaten Cilacap.
Kabid Organisasi Tata Laksana Data dan Informasi DPC PERADI Purwokerto, Saleh Darmawan, mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian, terutama setelah informasi bahwa empat terduga pelaku telah berhasil diamankan.
"Langkah kami adalah mendukung dan mengapresiasi jajaran Satreskrim Polresta Cilacap dan Banyumas yang mengungkap peristiwa ini.
Selanjutnya, kami serahkan sepenuhnya agar diproses sebagaimana mestinya.
Ada beberapa perkara yang ditangani almarhum Aris sehingga itu menjadi bahan analisa kepolisian," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (11/12/2025).
Ia juga menambahkan bahwa sejumlah perkara yang ditangani almarhum dapat menjadi bahan analisis penyidik.
Aris Munadi sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (21/12/2025) setelah berpamitan kepada keluarga untuk menangani perkara di wilayah Jeruklegi, Cilacap.
Ia berangkat sekitar pukul 08.30 WIB menggunakan mobil Toyota Calya hitam R 1927 RF dengan pakaian kasual berupa kaos biru, celana jeans, dan sandal.
Baca juga: Aris Munadi Advokat Banyumas Ditemukan Tewas Terkubur, Dibunuh?
Pada Senin (24/12/2025), istrinya, Nenden, mendatangi DPC PERADI Purwokerto untuk meminta bantuan karena Aris tidak kunjung kembali.
Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan cepat oleh pengurus PERADI.
Informasi hilangnya Aris segera diteruskan kepada Ketua DPC PERADI Purwokerto Happy Sunaryanto, S.H., M.H., serta jajaran pengurus lainnya.
Koordinasi lanjutan dilakukan dengan keluarga korban, termasuk konsultasi informal ke Polresta Banyumas mengenai pelacakan telepon seluler dan data transaksi BBM.
DPC PERADI Purwokerto dan PERADI Cilacap juga menghimpun informasi dari rekan-rekan advokat yang pernah bekerja bersama Aris untuk mengetahui perkara yang tengah ia tangani.
Sebagai langkah strategis, PERADI membentuk Tim Pencari Fakta yang bertugas mengumpulkan, mengolah, dan menyampaikan seluruh temuan kepada penyidik Polresta Banyumas guna mendukung proses penyelidikan.
| Hitungan Jam Kabur, Komplotan Penipuan Emas Rp174 Juta Diciduk Polisi di Pekalongan |
|
|---|
| Bejat! Kiai Pembina Pondok Pesantren di Klaten Cabuli Dua Putri Kandungnya |
|
|---|
| Miris, Perempuan Penyandang Autis di Semarang Diduga Diperkosa Anggota LSM hingga Hamil 5 Bulan |
|
|---|
| Tangis Pilu Korban Treatment Endolift di Semarang: Wajah Mati Rasa hingga Mulut Melorot |
|
|---|
| Detik-detik Eko Pedagang Tempe Disiram Air Keras: Bapak Dihentikan Orang Tak Dikenal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251212_aris-munadi-cilacap.jpg)