Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Curug Tirta Sela Baturraden, Air Terjun Unik yang Mengalir dari Celah Batu Lereng Gunung Slamet

Kabupaten Banyumas memiliki banyak destinasi wisata alam, salah satunya Curug Tirta Sela yang berada di kawasan wisata Baturraden.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
CURUG TIRTA SELA - Pengunjung saat berfoto bersama di Curug Tirta Sela, Baturraden, Jumat (9/1/2026). Air terjun ini dikenal unik karena aliran airnya tidak jatuh dari tebing terbuka, melainkan menyembur langsung dari sela-sela bebatuan alami di lereng Gunung Slamet. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Kabupaten Banyumas memiliki banyak destinasi wisata alam, salah satunya Curug Tirta Sela yang berada di kawasan wisata Baturraden.

Air terjun ini dikenal unik karena aliran airnya tidak jatuh dari tebing terbuka, melainkan menyembur langsung dari sela-sela bebatuan alami di lereng Gunung Slamet.

Asisten Manager PT Palawi Risorsis, Yudi Priono, mengatakan Curug Tirta Sela awalnya dikenal masyarakat dengan nama Curug Teng Tung.

Pada awalnya, lokasi tersebut belum memiliki akses jalan dan belum dikelola secara optimal.

"Dulu namanya Curug Teng Tung dan belum ada akses jalan ke sana.

Baru pada 2019 kami mulai membangun akses dan mengelolanya," kata Yudi kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (9/1/2026).

Nama Tirta Sela sendiri diambil dari karakteristik curug tersebut.

Tirta berarti air, sementara sela berarti celah batu.

Keunikan ini menjadikan Curug Tirta Sela berbeda dengan air terjun pada umumnya.

"Ini curug yang sangat unik karena airnya keluar dari sela-sela batu.

Lokasinya berada di lereng Gunung Slamet," jelasnya.

Baca juga: Kisah Pembunuhan Anak 2 Tahun di Semarang, Ibu Korban Lihat Anaknya Dibungkus Plastik dan Dibuang

Baca juga: Gelombang Hingga 2,5 Meter Ancam Perairan Pantura Jateng, Nelayan Diminta Waspada

Curug Tirta Sela memiliki karakteristik debit air yang relatif stabil sepanjang tahun.

Saat musim kemarau, air terjun ini tidak pernah kering dan tetap mengalir dengan debit yang hampir sama.

Bahkan, kondisi tersebut membuat curug ini cukup aman untuk aktivitas berenang hingga diving.

"Kalau musim kemarau airnya tetap keluar dari sela-sela batu dan debitnya stabil.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved