Berita Banyumas
Banyumas Barometer Nasional Pengelolaan Sampah
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, secara terang-terangan menyebut Banyumas
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Kabupaten Banyumas kembali mencuri perhatian nasional.
Di tengah seruan "perang melawan sampah" dari pemerintah pusat, daerah ini justru melesat menjadi contoh konkret.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, secara terang-terangan menyebut Banyumas sebagai barometer nasional penanganan sampah berbasis hulu.
Hal itu menyusul capaian pengelolaan yang telah menembus 77 persen, jauh di atas rata-rata nasional.
Apresiasi itu disampaikan Diaz saat menghadiri peluncuran fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) dan Recycling Center di TPST Sokaraja Kulon, Kabupaten Banyumas, Selasa (3/2/2026).
Menurut Diaz, langkah cepat Pemkab Banyumas selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menyerukan perang melawan sampah dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul.
"Tadi malam diserukan perang melawan sampah, pagi ini Pak Bupati sudah langsung terjun.
Ini menunjukkan daerah bisa menjadi garda terdepan.
Banyumas tidak ragu saya sebut sebagai barometer penanganan sampah," katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Diaz menilai, sistem pengelolaan sampah berbasis Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Banyumas berjalan relatif efektif.
Baca juga: BREAKING NEWS: Truk Boks Alami Rem Blong Terguling di Bergas Semarang
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, terdapat sekitar 4.494 TPS3R di Indonesia.
Namun sekitar 35 persen tidak aktif.
Karena itu, KLH mendorong reaktivasi TPS3R dan pembangunan unit baru agar pola lama kumpul - angkut - buang ditinggalkan.
"Banyumas membuktikan pengelolaan dari hulu itu bisa berjalan," ujarnya.
Secara nasional, tingkat pengelolaan sampah baru berkisar 25 - 39 persen, sementara Banyumas sudah mencapai 77 persen.
| Perbakin Banyumas Juara Umum Kejurnas JOSS 2026 Seri 1, Sabet Total 10 Medali |
|
|---|
| Jasad Lansia Ditemukan Tersangkut di Bendung Gerak Serayu, 19 Km dari Lokasi Hilang |
|
|---|
| Purwokerto Half Marathon 2026 Catat Rekor Cheering Terbanyak, Target 15 Ribu Pendatang ke Banyumas |
|
|---|
| PHM 2026 Targetkan Perputaran Uang Capai Rp10 Miliar, Bidik Dua Rekor MURI Sekaligus |
|
|---|
| Purwokerto Half Marathon Picu Lonjakan Penumpang KA, KAI Imbau Datang Lebih Awal ke Stasiun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260203_sampah.jpg)