Tribunjateng Hari ini
Baltazar Menari atas Panggilan Hati di Banyumas Ngibing 24 Jam
Hampir seribu penari dari berbagai daerah hingga mancanegara ambil bagian dalam gelaran Banyumas Ngibing 24 Jam.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
Meski tidak memiliki ritual khusus sebelum tampil, Baltazar menempatkan restu orang tua sebagai hal yang paling utama.
Meski kali ini orang tuanya tidak dapat hadir, ia tetap membawa doa dan dukungan sebagai kekuatan selama tampil.
"Mereka sebenarnya ingin ikut, tapi tidak bisa karena ada kegiatan lain, tapi doa dan dukungan tetap saya dapatkan," tuturnya.
Selama pertunjukan berlangsung, Baltazar tidak sepenuhnya sendiri.
Dia didampingi oleh tim dan beberapa kru yang turut membantu dan memastikan kebutuhannya terpenuhi.
"Mereka selalu mengawasi, mendampingi, bahkan sekadar ngobrol untuk support. Jadi benar-benar dijaga selama 24 jam," katanya.
Antusiasme tinggi
Penggagas acara, Riyanto, mengatakan besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme terhadap ajang seni tari yang digelar di Banyumas tersebut.
"Penarinya hampir 1000 orang dari berbagai sanggar. Tidak hanya dari Banyumas, tetapi juga dari Surabaya, Jakarta, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Solo, hingga Tangerang," ujar Riyanto, Sabtu (2/5/2026).
Tak hanya dari dalam negeri, sejumlah peserta dari luar negeri seperti Jepang, Kazakhstan, Belanda, hingga Jerman juga turut berpartisipasi.
Bahkan, mereka datang secara mandiri untuk meramaikan acara.
Salah satu daya tarik utama acara ini adalah tantangan menari nonstop selama 24 jam.
Dua penari terpilih yang mengikuti tantangan tersebut adalah Cici dari Sumenep, Madura, serta Baltazar Oka dari Tangerang.
Cici sebelumnya telah menyelesaikan tantangan menari 24 jam dan kini kembali melanjutkan hingga menuju 48 jam menari.
Sementara Baltazar juga pernah mengikuti tantangan serupa di Solo.
| Kasus Calo Pekerja Outsourcing di Kabupaten Pekalongan Seret ASN, Motor Dinas Sempat Jadi Jaminan |
|
|---|
| Geliat Peternak Hewan Kurban di Blora Jelang Momen Iduladha, Kasno Fokus Spesialis Jual Sapi Jumbo |
|
|---|
| Sukai Kegiatan Sosial, Niken Pilih Donor Darah di Momen May Day di Jepara |
|
|---|
| Telusur Wisata Sejarah Pekalongan, Pinot Ajak Menyelami Tinggalan Masa Lalu |
|
|---|
| Dua Hari Pascakcelakaan, Perjalanan Kereta Semarang-Jakarta Kembali Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-03-Mei-2026.jpg)