Banyumas
Mahasiswa Unsoed Geruduk Polresta Banyumas, Desak Transparansi Kasus Pelecehan dan Penganiayaan
Suasana depan Mapolresta Banyumas, Selasa (12/5/2026), dipenuhi suara tuntutan mahasiswa yang membawa spanduk.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rival al manaf
Termasuk laporan kekerasan seksual, penganiayaan, nah penganiayaan sendiri kan sudah masuk terlebih dahulu kesini, dibandingkan kasus kekerasan seksual karena kekerasan seksual sendiri hanya stop atau masuk kesini tapi tidak dihiraukan gitu," lanjut dia.
Sementara itu, Kapolresta Banyumas, Petrus Silalahi, menjelaskan pihaknya menerima laporan penganiayaan lebih dahulu sebelum laporan dugaan TPKS masuk dua hari kemudian.
"Kami menerima laporan penganiayaan terlebih dahulu, kemudian laporan TPKS masuk pada 22 April 2026, selisih dua hari," kata Petrus saat menghadapi para mahasiswa.
Ia menyebut kedua perkara saat ini masih berada dalam tahap penyelidikan.
Polisi masih mengumpulkan barang bukti, alat bukti, termasuk bukti elektronik yang membutuhkan pemeriksaan digital forensik.
Menurut Petrus, proses pemeriksaan sempat terkendala karena terdapat saksi yang belum dapat dimintai keterangan akibat kondisi kesehatan.
"Syarat seseorang bisa dimintai keterangan adalah sehat jasmani dan rohani.
Jadi kami harus menunggu hingga yang bersangkutan siap memberikan keterangan," jelasnya.
Meski demikian, Petrus memastikan kepolisian berkomitmen menuntaskan perkara tersebut hingga tahap berikutnya.
"Kami komitmen perkara ini bisa diselesaikan sampai tahap dua.
Tapi tentu kami juga harus berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum terkait kelengkapan berkas perkara," pungkasnya.
Sebelumnya sempat diberitakan seorang mahasiswa Unsoed berinisial D mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan oleh sejumlah temannya sendiri.
Peristiwa itu disebut terjadi di lingkungan kampus pada pertengahan April 2026.
D mengatakan kejadian bermula saat dirinya berada di gedung sekretariat kampus pada Selasa (14/4/2026) malam.
Ia mengaku didatangi salah satu terlapor dalam kondisi marah sambil membawa senjata tajam.
| Duduk Perkara Kades Banjaranyar Banyumas Didesak Mundur Oleh Warganya |
|
|---|
| Kisah Warga Banyumas Terbantu Sedekah Sayur di Tengah Melonjaknya Harga Bahan Pokok |
|
|---|
| Kebutuhan Rumah Subsidi di Banyuma Capai 6.600 Unit |
|
|---|
| Banyak Warga Banyumas Tak Laporkan Kematian Keluarga Agar Tak Kehilangan Bansos |
|
|---|
| Nasib 60 Juru Parkir Indomaret di Banyumas Setelah Diterapkan Kebijakan Parkir Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260512_AKSI-MAHASISWA-Suasana-depan-Mapolresta-Banyumas.jpg)