Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Pemkab Banyumas Pastikan Trans Banyumas Tetap Beroperasi Meski Subsidi 2026 Terancam Berkurang

Pemkab Banyumas menegaskan komitmen agar layanan Trans Banyumas tidak boleh berhenti meski ada pengurangan subsidi dari APBN.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
TRANS BANYUMAS - Bus Trans Banyumas yang melewati Underpass Jenderal Soedirman, Jumat (5/12/2025). Di tengah kondisi keuangan pemerintah daerah yang sedang 'pusing', Pemkab Banyumas menegaskan komitmen agar layanan Trans Banyumas tidak boleh berhenti. (Tribun Jateng/Permata Putra Sejati) 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Di tengah kondisi keuangan pemerintah daerah yang sedang 'pusing', Pemkab Banyumas menegaskan komitmen agar layanan Trans Banyumas tidak boleh berhenti. 

Hal itu meski kepastian subsidi dari pemerintah pusat untuk tahun 2026 masih belum jelas.

Program Buy the Service (BTS) Trans Banyumas sendiri dimulai sejak perjanjian ditandatangani 2020 dengan masa berlaku subsidi APBN selama lima tahun. 

Secara reguler, masa kontrak semestinya berakhir pada 2025. 

Namun, karena dalam praktiknya subsidi APBN baru benar-benar turun pada Desember 2021, masa efektifnya pun mundur hingga berakhir tahun 2026.

Namun, masalah muncul ketika kondisi keuangan negara dan daerah memburuk. 

Awalnya Pemkab Banyumas dapat informasi akan turun Rp24 miliar dari pusat, karena ada janji tambahan subsidi Rp12 miliar sehingga totalnya menjadi Rp24 miliar. 

"Kabupaten Banyumas juga sudah bersiap menutup kekurangan dengan APBD hampir Rp15 miliar untuk memenuhi kebutuhan Rp38 miliar," ujar Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, Jumat (5/12/2025).

Baca juga: Akal-akalan Remaja Banyumas, Sembunyikan Sabu dalam Sedotan Pink Saat Menjadi Kurir Lintas Daerah

Namun satu minggu terakhir, kabar dari Kementerian Perhubungan berubah drastis terjadi efisiensi anggaran, sehingga tambahan Rp12 miliar dibatalkan. 

Artinya, pada 2026 Banyumas hanya mendapat Rp12 miliar subsidi APBN.

Sementara itu, APBD yang disiapkan tetap sebesar Rp15 miliar. 

Pemkab kini melakukan pendekatan lanjutan ke Kementerian Perhubungan Darat agar subsidi tetap ditambah dengan berbagai alasan teknis yang dinilai kuat.

Salah satunya adalah performa Trans Banyumas yang dinilai sangat baik dibandingkan kota lain.

"Bus kita terawat. Kalau dibandingkan apple to apple, dengan jumlah armada 52 unit dan koridor yang lebih besar, load factor kita termasuk yang tertinggi."

"Kalah dari Bandung, tapi kalau dihitung per jumlah armada, saya yakin kita yang terbaik," jelasnya dalam acara syukuran 4 Tahun Trans Banyumas, Jumat (5/12/2025).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved