Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Masih Ada Orang Super Kaya Menikmati, Pemerintah Desain Ulang Subsidi Energi

Evaluasi pemerintah menunjukkan masih banyak ketidaktepatan penyaluran subsidi di lapangan. 

Tayang:
Editor: Vito
Tribunjateng/Rifqi Gozali
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah akan mendesain ulang skema penyaluran dan pembayaran subsidi energi dalam 2 tahun ke depan. 

Langkah itu diambil sebagai respons atas temuan subsidi yang semestinya ditujukan untuk masyarakat miskin dan kurang mampu, justru masih dinikmati kelompok mampu, bahkan golongan kaya dan super kaya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, evaluasi pemerintah menunjukkan masih banyak ketidaktepatan penyaluran subsidi di lapangan. 

Hal itu disampaikan Purbaya usai menghadiri rapat kerja tertutup antara BPI Danantara dan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/12).

“Tadi membahas tentang peningkatan efisiensi penyaluran subsidi, utamanya itu,” katanya.

Menurut dia, temuan di lapangan menunjukkan ada ironi kelompok masyarakat mampu hingga super kaya masih ikut menikmati subsidi energi yang seharusnya diperuntukkan bagi golongan berpendapatan rendah. 

Kondisi ini menjadi dasar pemerintah untuk mendesain ulang skema subsidi agar lebih tepat sasaran.

“Masih ada orang yang relatif kaya, kaya, super kaya yang masih mendapat subsidi. Jadi kami lihat nanti bagaimana perbaikannya,” ujarnya.

Purbaya menuturkan, pemerintah bersama Danantara telah bersepakat melakukan perombakan strategi subsidi dalam 2 tahun ke depan.

Fokusnya ialah memastikan subsidi hanya diterima kelompok desil 1-4, atau mereka yang berada pada tingkat kesejahteraan terendah.

Sementara, subsidi untuk kelompok desil 8-10 yang masuk kategori kaya akan dikurangi secara signifikan.

“Subsidi untuk yang kaya sekali nanti akan dikurangi secara signifikan, dananya kami alihkan ke desil 1, 2, 3, 4 yang lebih miskin,” jelasnya.

Lintas K/L

Purbaya menyatakan, perbaikan desain subsidi itu membutuhkan koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L), termasuk dengan BUMN melalui Danantara. 

Pemerintah juga tengah mempertimbangkan perbaikan fasilitas penyaluran agar skema baru tidak hanya lebih tepat sasaran, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved