Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Momen Ramadan dan Idulfitri Potensial Dongkrak Transaksi Digital

Transaksi itu seperti pembelian pulsa dan paket data, pembayaran tiket transportasi dan pengisian BBM, hingga transaksi di merchant ritel.

Tayang:
Editor: Vito
Shutterstock
Ilustrasi belanja online 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Tren pertumbuhan transaksi digital dan transaksi QRIS pada 2025 membuat sejumlah perusahaan fintech optimistis terhadap target mereka pada tahun ini.

Satu momentum yang diprediksi bisa mendorong kinerja transaksi digital adalah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.

Chief Executive Officer PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) Yogi Rizkian Bahar mengatakan, momentum Ramadan dan Hari Raya Idulfitri selalu memberi dampak positif pada perusahaan.  

Ia pun memproyeksikan volume transaksi pada momentum ini naik sekitar 10 persen secara bulanan (mom).

"Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu memberikan dampak positif," ujarnya, kepada Kontan, Rabu (18/2).

Yogi menuturkan, proyeksi itu didorong oleh peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap berbagai produk dan jasa yang bersifat esensial selama bulan Ramadan. 

Menurut dia, beberapa transaksi yang dilakukan adalah pembelian pulsa dan paket data, kebutuhan mobilitas mudik melalui pembayaran tiket transportasi dan pengisian BBM di MyPertamina, hingga transaksi di merchant ritel melalui QRIS.

Berdasarkan data tahun lalu, ia berujar, transaksi donasi digital mendominasi ekosistem LinkAja dengan porsi mencapai 70 persen selama bulan Ramadan.

Melihat tren tersebut, Yogi menyatakan, tahun ini LinkAja bersama LinkAja Syariah menghadirkan program Buka Berkah Ramadan dengan menggandeng sejumlah mitra donasi, seperti BAZNAS, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, dan LAZISNU, guna memudahkan masyarakat beramal melalui satu aplikasi selama Ramadan.

Optimisme yang sama juga disampaikan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha). VP of PR Amartha Harumi Supit optimistis pertumbuhan kinerja akan semakin menguat selama bulan Ramadan dan terus berlanjut setelahnya.

"Kami optimistis momentum ini akan semakin menguat selama bulan Ramadan dan berlanjut setelahnya," ucapnya.

Adapun, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai, Hari Raya Idulfitri menjadi momentum peningkatan konsumsi yang bisa mendorong penggunaan QRIS.

"Apalagi ketika momen Idulfitri nanti ada peningkatan konsumsi yang saya rasa akan mendorong penggunaan QRIS," bebernya, kepada Kontan, Kamis (19/2/26).

Menurut dia, Idulfitri menjadi momen ketika masyarakat berkumpul dalam jumlah besar, sehingga tindak kejahatan seperti pencopetan juga berpotensi meningkat.

Ia berujar, hal itu mendorong masyarakat lebih memilih menggunakan dompet digital atau QRIS untuk bertransaksi dibandingkan dengan uang cash sebagai langkah keamanan.

"Begitu juga dari sisi transaksi perdagangan daring akan ikut tumbuh seiring dengan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat," ucapnya. (Kontan/Ade Priyatin)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved