Tribun Jateng Hari Ini
Menkop Dorong Penerima Bansos PKH Bekerja di Kopdes Merah Putih
Setiap kopdes bisa merekrut 15-18 tenaga kerja dari penerima PKH. Jika ada 80.000 kopdes, jumlah itu dapat menyerap 1,4 juta penerima bansos
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menjadi tenaga kerja Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Menurut dia, setiap Kopdes Merah Putih bisa merekrut 15-18 tenaga kerja dari penerima PKH. Asumsinya, jika ada 80.000 kopdes, maka jumlah itu dapat menyerap 1,4 juta orang penerima PKH.
"Rata-rata 15 orang per koperasi, sehingga totalnya bisa menyerap hampir 1,4 juta penerima PKH," katanya, dikutip dari Kontan, Senin (13/4).
Namun, Ferry tak mau jika penerima PKH hanya sebatas menjadi tenaga kerja. Mereka sekaligus diarahkan untuk menjadi anggota kopdes yang bisa mendapat hak memperoleh sisa hasil usaha (SHU).
Meski demikian, ia berujar, rencana itu masih terhalang regulasi, karena anggota koperasi mensyaratkan iuran pokok dan wajib.
Bila penerima PKH dibebani iuran pokok dan wajib, dia menambahkan, hal itu malah akan menambah beban biaya baru.
Ferry menekankan, penerima PKH yang bisa terserap jadi tenaga kerja kopdes harus di usia produktif. "Kami prioritaskan yang usia produktif melalui pelatihan sesuai kebutuhan pekerjaan di koperasi," jelasnya.
Berkait dengan pekerjaan bagi penerima PKH, ia menyebut, yang nantinya condong ke operasional koperasi seperti pengemudi, petugas kebersihan, dan lain sebagainya.
Adapun, Kementerian Sosial (Kemensos) sudah mengetahui mengenai wacana penerima PKH berpotensi diserap menjadi tenaga kerja kopdes.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyatakan, Kemensos dan Kemenkop akan berkoordinasi dan memetakan keluarga penerima PKH mana saja yang berpotensi masuk kopdes.
"Untuk menjadi pekerja tentu diprioritaskan yang usia produktif sesuai dengan kapasitas dan kemampuan setiap keluarga penerima manfaat. Nanti kami dengan Kementerian Koperasi akan melakukan pemetaan kepada keluarga-keluarga penerima manfaat," ucapnya.
Gus Ipul, sapaannya, menyatakan, nantinya penerima PKH yang terpilih akan dilatih terlebih dahulu sesuai dengan peruntukkannya sebelum terjun sebagai tenaga kerja kopdes.
"Kalau misalnya mau jadi driver ya tentu nanti ada pelatihan untuk menjadi driver, kalau dia cleaning service ya ada pelatihan supaya mereka mengerti bagaimana bekerja dengan baik sebagai cleaning service," jelasnya. (Kontan/Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251214-_-Menkop-Ferry-Juliantono-membuka-Seminar-Perkoperasian-di-Pekalongan.jpg)