Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Brebes

Pemkab Brebes Uji Coba Olah Sampah Organik dengan Maggot di 4 Pasar Tradisional

Dinkopumdag Kabupaten Brebes melakukan inovasi dengan merintis pengolahan sampah di lingkungan pasar melalui metode budidaya maggot.

Tayang:
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: deni setiawan
Istimewa/FACEBOOK DESA BAWANG
PASAR BAWANG KLAMPOK - Dinkopumdag Kabupaten Brebes melakukan inovasi dengan merintis pengolahan sampah di lingkungan pasar melalui metode budidaya maggot. Salah satunya di Pasar Bawang Klampok. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Dinkopumdag Kabupaten Brebes melakukan inovasi dengan merintis pengolahan sampah di lingkungan pasar melalui metode budidaya maggot.

Sistem pengolahan sampah berbasis budidaya maggot itu sedang diuji coba pada empat pasar tradisional.

Keempat pasar itu adalah Pasar Winduaji Kecamatan Paguyangan, Pasar Seng Kecamatan Bumiayu, Pasar Cermai Ketanggungan, dan Pasar Bawang Klampok.

Baca juga: Pemkab Brebes Dampingi AN Siswa SD Korban Bullying Teman Sekelasnya

Sekda Brebes Ekspos Manajemen Talenta di Kantor BKN, Ini Paparannya

Khusus di Pasar Bawang Klampok cakupannya meliputi sampah dari Pasar Klampok dan Pasar Banjaratma. 

Ke depan sistem itu bakal dikembangkan ke seluruh pasar di Kabupaten Brebes.

"Untuk tahap awal, kami uji coba di empat pasar tradisional."

"Saat ini progresnya dalam pengerjaan fisik bangunan," ujar Kabid Perdagangan Dinkopumdag Kabupaten Brebes, Agung Tirto Kumara, Jumat (17/4/2026).

Pengolahan sampah berbasis budidaya maggot itu, lanjut Agung, merupakan bagian dari program Beresi Pasar yang diusung Bupati Paramitha Widya Kusuma.

Metode itu terinpirasi dari trennya budidaya maggot yang memiliki banyak fungsi, terutama untuk mengurai sampah.

"Dalam satu waktu, maggot ini bisa mengurai sampah hingga beberapa ton," tuturnya.

Di sisi lain, kata Agung, model pengolahan sampah itu juga untuk membantu mengurangi sampah yang langsung di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Apalagi, TPA yang dimiliki Brebes kini sudah melebih kapasitas daya tampung.

"Proses dalam pengolahan sampah ini, nantinya sampah yang terkumpul dipilah antara sampah plastik dan sampak organik."

"Kemudian, sampah diolah dengan budidaya maggot."

"Hasil panen maggot ini bisa dijual untuk pakan ternak dan bahan lain karena kadungan proteinnya tinggi," paparnya.

Baca juga: Mega Farm Berkapasitas 30 Ribu Sapi Perah Siap Dibangun di Brebes

Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat, Dokter Gigi di 17 Puskesmas se-Brebes Gelar Evaluasi

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved