Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Mega Farm Berkapasitas 30 Ribu Sapi Perah Siap Dibangun di Brebes

Kementerian Pertanian menyiapkan mega farm di Kabupaten Brebes dengan kapasitas sekira 30 ribu sapi perah.

Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKAB BREBES
MEGA FARM - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma. Pemkab Brebes menyambut baik rencana Kementerian Pertanian membangun mega farm pada tahun ini. Direncanakan peternakan sapi perah itu akan melibatkan 13 ribu petani dan peternak di Brebes dan sekitarnya. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kementerian Pertanian menyiapkan mega farm di Kabupaten Brebes. Proyek peternakan sapi perah terpadu ini direncanakan mulai digarap pada Juni 2026.

Sesuai informasi, mega farm tersebut bakal memiliki kapasitas mencapai 30 ribu sapi perah dan digadang-gadang menjadi terbesar se-Indonesia.

Terkait proyek tersebut, Kementerian Pertanian menyebut akan memberdayakan sekira 13 ribu petani dan peternak di Kabupaten Brebes dan sekitarnya.

Baca juga: Selamat, Helmi Tasan Wartono Gantikan Frans Kongi, Pimpin Apindo Jateng Hingga 2031

Proyek yang dikembangkan oleh PT Global Dairy Bersama (GDB) ini diyakini tak hanya mengerek produksi susu nasional, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah secara signifikan.

“Kalau ini terbangun, ini akan jadi yang terbesar di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda, Kamis (16/4/2026). 

Dikatakan dia, mega farm tersebut diproyeksikan mampu menyumbang hingga 18 persen dari total produksi susu nasional.

Saat ini, produksi susu dalam negeri baru mencapai sekira satu juta ton per tahun. Sementara kebutuhan nasional mencapai 4,7 juta ton.

Artinya, sekira 80 persen kebutuhan masih dipenuhi dari impor.

“Dengan tambahan produksi dari Brebes, ini akan sangat signifikan menekan ketergantungan impor,” ujarnya.

Tak hanya itu, tambahan produksi tersebut juga berpotensi mendongkrak posisi Jawa Tengah sebagai salah satu produsen susu nasional.

Saat ini, Jawa Tengah berada di peringkat ketiga di bawah Jawa Timur dan Jawa Barat.

“Kalau ini berjalan, Jawa Tengah bisa naik ke peringkat dua, bahkan menyamai Jawa Timur,” tambahnya.

Pemerintah Pusat telah menyiapkan berbagai dukungan mulai dari penyediaan bibit sapi impor dari Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, hingga Brasil, hingga penguatan sistem kesehatan hewan untuk mencegah penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease). 

Baca juga: DPRD Jateng Soroti Kasus Kepsek Brebes Oplos LPG: Tamparan Dunia Pendidikan

Luas Lahan 710 Hektare

Perwakilan PT Global Dairy Bersama (GDB), Ihsan Mulia Putri menyampaikan bahwa proyek ini dirancang sebagai peternakan sapi terpadu berbasis teknologi modern dan berkelanjutan, dengan luas lahan mencapai 710 hektare.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved