Tribunjateng Hari ini
Wali Kota di Meksiko Tewas Ditembak saat Hadiri Peringatan Hari Orang Mati
Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, tewas ditembak saat menghadiri acara peringatan Hari Orang Mati (Day of the Dead) pada Sabtu (1/11).
Penulis: Yayan | Editor: M Syofri Kurniawan
- Aksi kekejaman kartel narkoba di Meksiko kembali menelan korban jiwa. Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, tewas ditembak oleh kelompok bersenjata saat menghadiri acara peringatan Hari Orang Mati (Day of the Dead)
TRIBUNJATENG.COM, MEXICO CITY – Aksi kekerasan terhadap pejabat di Meksiko yang menentang kartel narkoba kembali menelan korban jiwa.
Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, tewas ditembak oleh kelompok bersenjata saat menghadiri acara peringatan Hari Orang Mati (Day of the Dead) pada Sabtu (1/11).
Uruapan berada di negara bagian Michoacan, wilayah barat Meksiko yang dikenal rawan kekerasan.
Baca juga: Apa Itu Oarfish? Terdampar di Pantai Meksiko, Disebut Ikan Pertanda Kiamat, Ini Penjelasan BMKG
Baca juga: Angkatan Laut Meksiko Sita 8,3 Ton Narkoba Senilai Rp1,6 Triliun di Samudra Pasifik
Kekerasan oleh kartel narkoba dan pemerasan kelompok petani oleh geng kriminal merupakan hal yang jamak terjadi.
Badan Keamanan Publik Nasional Meksiko menyatakan, dua orang yang terlibat dalam penembakan telah ditangkap, sementara satu pelaku lainnya tewas di lokasi kejadian.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana panik sesaat setelah suara tembakan terdengar.
Warga berlarian menyelamatkan diri di tengah hiruk-pikuk acara tersebut, seperti dilaporkan AFP pada Minggu (2/11).
Carlos Manzo menjabat sebagai Wali Kota Uruapan sejak September 2024. Ia dikenal sebagai pejabat yang aktif turun ke lapangan bersama patroli keamanan setempat, bahkan kerap mengenakan rompi antipeluru saat bertugas.
Dalam sebuah video di media sosial yang diunggah pada Juni lalu, Manzo sempat meminta pemerintah federal memperkuat upaya pemberantasan kejahatan bersenjata di wilayahnya.
Pembunuhan Manzo menambah panjang daftar kekerasan terhadap pejabat publik di Meksiko.
Beberapa hari sebelumnya, Bernardo Bravo, perwakilan petani di Michoacan yang vokal menentang pemerasan oleh geng kriminal, juga ditemukan tewas ditembak.
Kasus serupa terjadi bulan lalu, ketika Wali Kota Pisaflores di Meksiko tengah ditembak mati.
Pada Juni, dua wali kota lain juga tewas dalam serangan terpisah di wilayah selatan dan barat negara tersebut.
Selama hampir dua dekade, Meksiko terus bergulat dengan kekerasan terkait narkoba yang telah menewaskan puluhan ribu orang, termasuk pejabat pemerintah, jurnalis, dan warga sipil.
Pemerintah pusat berulang kali berjanji menekan aksi kartel, namun kekerasan masih terus menghantui kehidupan masyarakat di berbagai daerah. (Kompas.com)
| Warga Boyolali Temukan Struktur Bangunan Purbakala Diduga Stupa Candi Buddha Purbakala |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Pati Bantah terkait Inisiasi Pajak 10 Persen untuk UMKM, Ali: Belum Selesai Dibahas |
|
|---|
| Pelajar SMKN 8 Semarang Unjuk Karya, Ada yang Bikin Board Game hingga Buku Edukasi Anak |
|
|---|
| KPK Periksa Tiga Pegawai Bea Cukai Semarang terkait Kasus Importasi Barang |
|
|---|
| Jemaah Haji Diberi Es Krim Sebelum Masuk Tenda di Arafah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-3-November-2025.jpg)