Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun, Ayatollah Khamenei Terbunuh

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan Israel dan AS ke Iran.

TRIBUN JATENG
Tribun Jateng/Aditia Kurniawan 

TRIUBUNJATENG.COM, TEHERAN – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran.

Jenazahnya disebut ditemukan di bawah reruntuhan kompleksnya di Teheran, setelah pengeboman, pada Sabtu (28/2/2026) siang, yang menghancurkan lokasi tersebut. 

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Khamenei, pada Minggu (1/3/2026) dini hari, beberapa jam setelah media Israel pertama kali melaporkan kabar tersebut dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkannya di media sosial.

Foto jasad Khamenei bahkan disebut telah diperlihatkan kepada Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. 

Suasana duka mendalam menyelimuti siaran televisi nasional Iran saat pemerintah secara resmi mengumumkan kematian Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan udara, pada Sabtu (28/2/2026) dini hari.

Seorang pembawa acara berita tampak tidak kuasa menahan emosi saat membacakan pengumuman tersebut.

Dengan suara bergetar, ia menyampaikan kabar duka kepada seluruh rakyat Iran

“Allah Maha Besar. Allah Maha Besar. Dengan kesedihan mendalam, diumumkan kepada bangsa Iran bahwa Ayatollah Agung Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, telah gugur sebagai syahid hari ini dalam serangan kriminal gabungan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis,” kata pembawa acara tersebut, sebelum kemudian menangis tersedu-sedu, dikutip dari BBC. 

Isak tangis kru lainnya juga terdengar di latar belakang studio saat pengumuman berlangsung.

Pemerintah Iran kini telah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari untuk menghormati Khamenei, yang meninggal di kompleks kediamannya bersama putri, menantu, dan cucunya. 

Di saluran televisi pemerintah lainnya, IRINN, seorang pembawa acara dengan wajah datar membacakan pernyataan serius dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, sementara ayat-ayat dari Al-Quran diputar di latar belakang.  

Dalam pernyataan itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengatakan, kematian Khamenei akan memicu pemberontakan dalam perjuangan melawan para penindas.

"Impian panjang Khamenei untuk mati syahid telah menjadi kenyataan," kata pembawa acara TV.  

Kantor berita negara Iran mengeklaim, Khamenei terbunuh saat sedang bekerja di kantornya di kompleks kediamannya.

“Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali,” kata lembaga tersebut saat mengumumkan kematian pemimpin tertinggi Iran

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved