Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

DPRD Jateng

PKB Jateng Siapkan Kajian Ilmiah untuk Lawan Kebijakan Full Day School

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah menggandeng lembaga survei untuk memperkuat data akan dampak _full day school_ (FDS).

Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
FULL DAY SCHOOL: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah menggandeng lembaga survei untuk memperkuat data akan dampak _full day school_ (FDS). Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, dengan data yang akurat, maka upaya penolakan FDS akan disertai dengan bukti yang ilmiah dan akademis. (Dok PKB Jateng) 

Dari data sekunder yang ada, katanya, FDS menyebabkan berkurangnya waktu bersama keluarga.

"Termasuk tidak adanya jaminan bahwa FDS meningkatkan hasil akademik."

"Itu data sekunder, untuk primernya maka akan kita gali lewat survei ini," terangnya.

Baca juga: Sarif Abdillah Dorong Kolaborasi Percepat Penuntasan Rumah Tidak Layak Huni di Jateng

Wakil Ketua DPW - FKDT Jawa Tengah Akhmad Sururi menyambut baik langkah PKB yang menggandeng lembaga survei untuk menganalisa dampak FDS.

"Kita sendiri tegas menolak FDS."

"Dengan adanya hasil survei, tentu bisa menjadi pegangan kami jika ada kepala daerah yang ingin menerapkan FDS," katanya.

Secara kasat mata, jelasnya, penerapan FDS, mengganggu anak sekolah untuk untuk menuntut ilmu di Madrasah Diniyah.

"Karena jam belajar yang harus sampai sore hari di sekolah, maka kesempatan mereka ngaji di madrasah sore hari atau ba'da maghrib akan tertutup."

"Akibat yang lebih parah, kita akan kehilangan pembangunan akhlak, mental dan spritual untuk anak-anak kita," tandasnya. (Laili S/***)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved