Berita Jawa Tengah
AWAS, Polisi di Mako Polda Jateng Sudah Dibekali Peluru Karet untuk Hadapi Pendemo Anarkis
Polda Jateng mulai menggunakan peluru karet dalam pengamanan Mako di Jalan Pahlawan Kota Semarang.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng mulai menggunakan peluru karet dalam pengamanan Mako di Jalan Pahlawan Kota Semarang.
Penggunaan peluru karet tersebut merupakan tindaklanjut perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
"Personel sudah dilengkapi peluru karet."
"Ini sudah standar operasional dari kepolisian untuk menghadapi aksi anarkis atau kerusuhan massa," jelas Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, Senin (1/9/2025).
Baca juga: Tangis Pecah Orangtua di Polda Jateng, Sri Mulyani Tak Bisa Tidur Semalaman, Anak Ditangkap Polisi
Kombes Pol Artanto menyebut, penggunaan peluru karet merupakan langkah terakhir.
Terutama ketika kerusuhan massa sudah tidak terkendali.
Pihaknya menjamin, peluru karet tersebut tidak mematikan.
"Kami tembakan ke para pelaku rusuh massa atau anarkis yang sudah membahayakan jiwa."
"Itu pun arahnya untuk melumpuhkan, bukan membunuh," terangnya.
Penggunaan peluru karet sebelumnya tidak diberlakukan oleh Polda Jateng.
Personel dilengkapi senjata peluru karet selepas ada perintah dari Kapolri.
Menurut Kombes Pol Artanto, langkah itu sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelaku anarkis.
"Maka, kami harus melakukan tindakan tegas dan terukur," bebernya.
Baca juga: Gelisah Orangtua di Depan Mapolda Jateng, Arifan Datang Sejak Subuh untuk Jemput Anak
Sementara Direktur LBH Semarang, Ahmad Syamsuddin Arief mengatakan, penggunaan senjata berpeluru karet merupakan bentuk tindakan arogansi aparat kepolisian.
Arief menilai, penggunaan peluru karet sebagai abuse of power atau penggunaan kekuatan secara berlebihan.
| Hardiknas 2026, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Beri Pesan Ketahanan Pangan Nasional |
|
|---|
| Daftar Kecelakaan KA di Jawa Tengah, Sepekan Ada 9 Korban Tewas |
|
|---|
| Ini Identitas Remaja Perempuan Korban Tertemper KA di Brebes, 1 Tewas 2 Terluka |
|
|---|
| Status Waspada Gunung Slamet, Aktivitas Masyarakat Dibatasi Sampai Radius 3 Km |
|
|---|
| Investasi Triwulan Pertama 2026 di Jateng Capai Rp23 Triliun, Kepala DPMPTSP: Serap 93 Ribu Pekerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250901-_-Personel-Polda-Jateng-Hadapi-Massa.jpg)