Breaking News
Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Penghentian Operasional PT Naga Baladika Timbulkan Keresahan Warga Wonotingal Semarang

Penghentian operasional PT Naga Baladika Dragon BL 08 di Jalan Kagok, Semarang menimbulkan keresahan warga.

Tayang:
Istimewa
TERIMA BANTUAN - Warga menerima bantuan dari PT Naga Baladika Dragon BL 08 di Jalan Kagok, Semarang saat masih beroperasi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penghentian operasional PT Naga Baladika Dragon BL 08 di Jalan Kagok, Semarang menimbulkan keresahan warga.

Perusahaan ini menghentikan aktivitasnya karena tidak ada operator yang menjalankan.

Hal itu membuat warga kehilangan kehadiran perusahaan di belakang Hotel Grand Edge tersebut. 

Warga Wonotingal, Kecamatan Candisari punmendesak PT Naga Baladika Dragon BL 08 kembali beroperasi 

Warga RT 07 RW 05, Suryanto mengaku, kaget ketika mengetahui PT Naga Baladika berhenti beroperasi.

Ia menyebut warga kehilangan perusahaan yang selama ini menyalurkan bantuan secara konsisten.

"Setiap bulan kami menerima sembako. Ketika perusahaan berhenti, bantuannya ikut berhenti. Warga jelas merasa kehilangan," ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Baca juga:  PT Naga Baladika Dragon BL08 Tutup, Sebut Demi Kemaslahatan

Warga RT 06, Surono juga merasakan hal serupa.

Ia menilai PT Naga Baladika yang bergerak di bidang ketangkasan ini selalu hadir memenuhi kebutuhan warga tanpa banyak syarat.

Berbagai bantuan pun telah diterima warga. 

"Kami minta doorprize untuk 17-an dikasih. Minta bantuan kendaraan roda tiga untuk angkut sampah juga dipenuhi bahkan perbaikan jalan juga dipenuhi tanpa syarat apapun. Perusahaan ini sangat bermanfaat untuk lingkungan sekitar,” kata Surono.

Warga RW 05 dan RW 06 sepakat mendukung operasional perusahaan kembali berjalan. 

Mereka berkomitmen menjaga kondusivitas lingkungan dan memberi dukungan penuh kepada PT Naga Baladika Dragon BL 08.

"Kami berharap perusahaan mempertimbangkan kembali operasionalnya. Warga siap mendukung sepenuhnya,” tegas Surono.

Tokoh masyarakat RT 06 RW 05, Nur Aji Torop juga menyampaikan suara yang sama.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved