Berita Jateng
Inilah Daftar Kapolres dan Pejabat Baru di Jajaran Polda Jawa Tengah
Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) melakukan rotasi jabatan terhadap puluhan perwira menengah
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Mabes Polri merotasi sekitar 50 perwira menengah di lingkungan Polda Jawa Tengah menjelang akhir tahun.
- Jabatan strategis seperti Dirreskrimum dan Dirresnarkoba mengalami pergantian, dengan Kombes Dwi Subagio dipersiapkan naik pangkat Brigjen.
- Polda Jateng membentuk direktorat baru Dirres PPA dan PPO sebagai penguatan penanganan kasus perempuan, anak, dan perdagangan orang.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) melakukan rotasi jabatan terhadap puluhan perwira menengah di lingkungan Polda Jawa Tengah.
Mutasi yang berlangsung menjelang akhir tahun ini menyasar sekitar 50 personel, baik yang masuk maupun keluar dari struktur Polda Jateng.
Sejumlah posisi strategis turut mengalami perubahan, di antaranya jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) dan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba).
Meski demikian, pergantian tersebut masih diisi oleh perwira yang telah lama bertugas di Polda Jawa Tengah.
Jabatan Dirreskrimum yang sebelumnya diemban Kombes Pol Dwi Subagio kini dipercayakan kepada Kombes Pol Anwar Nasir, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirresnarkoba.
Sementara itu, Kombes Pol Dwi Subagio dimutasi ke Sespim Lemdiklat Polri untuk menduduki posisi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II, seiring persiapan kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menjelaskan bahwa rotasi tersebut merupakan bagian dari promosi dan pembinaan karier personel di lingkungan Polri.
Menurutnya, pergeseran jabatan ini sudah dirancang agar tidak mengganggu stabilitas organisasi.
Selain itu, Polda Jawa Tengah juga membentuk direktorat baru, yakni Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO).
Jabatan tersebut diisi oleh AKBP Nunuk Setiyowati, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagrenprogar Rorena Polda Jateng.
Baca juga: Masih Ingat Irwan Anwar Kasus Penembakan Gamma Pelajar Semarang? Kini Dapat Promosi Jadi Jenderal
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Arteri Semarang Tewaskan Satu Orang, Puryanto Korban Tabrakan Balap Liar
Baca juga: Kisruh Becak Listrik Presiden Prabowo di Brebes Usai, Bumdes Akhirnya Serahkan Lagi ke Penerima
"Adapula sejumlah Kapolres dirotasi. kalau saya hitung untuk mutasi perputaran di Polda Jawa Tengah kurang lebih ada 50 orang. Baik yang masuk maupun keluar dari Polda Jateng," katanya.
Artanto menambahkan, rotasi juga menyentuh sejumlah jabatan Kapolres di wilayah Jawa Tengah.
Ia menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari mekanisme tour of duty dan tour of area, sekaligus upaya pengembangan profesionalisme anggota Polri, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Tidak menganggu pelayanan kasus, semua normal berjalan seperti biasa," ujarnya.
| Puncak Kekeringan di Jateng Diprediksi Agustus-September 2026, Ini Langkah Antisipasi Distannak |
|
|---|
| Borok SPMB Jateng Terbongkar, Ombudsman Temukan Rekayasa Nilai Rapor dan Pungli |
|
|---|
| Sekda Jateng Minta Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis dan Persuasif |
|
|---|
| CJIBF 2026 Jateng Catatkan Minat Investasi Rp16 T dari Proyek Energi Terbarukan Hingga Pertambangan |
|
|---|
| Jawa Tengah Butuh Pembenahan Logistik Laut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-polisi-terjerat-kriminal.jpg)