Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Panas Berdebu, Hujan Licin: Potret Perbatasan Pantura Semarang-Kendal 

Di jalur Pantura, tepatnya perbatasan Semarang dengan Kendal, pekerja swasta itu kerap dibuat kesal saat melintas jalanan tersebut.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
LICIN - Kondisi jalan Pantura perbatasan Kabupaten Kendal dan Kota Semarang yang licin saat hujan akibat material galian C yang berceceran di jalan. (TRIBUN JATENG/AGUS SALIM) 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sisa hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kendal membuat kewaspadaan Fatoni dalam berkendara meningkat.

Di jalur Pantura, tepatnya perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Kendal, pekerja swasta itu kerap dibuat kesal saat melintas jalanan tersebut.

Lumpur yang terbawa dari aktivitas truk muatan galian C bercecer di jalanan. Fatoni pun mau tak mau harus memelankan laju motornya di jalur cepat.

Baca juga: Hujan Deras Mengguyur, Jalan Raya Pantura Semarang-Kendal Terendam 

"Pas hujan jadi licin jalannya, harus lebih jeli dan waspada," keluhnya, Sabtu (27/12/2025).

Perasaan waswas dan takut itu tak sepenuhnya lenyap. Fatoni membayangkan truk-truk besar di belakangnya, melaju cepat di saat ia memelankan laju motornya menghindari licinnya jalan perbatasan Kendal-Semarang.

Titik itu juga merupakan jalur pertemuan dengan mobil-mobil yang keluar dari exit tol serta aktivitas galian C.

"Bisa dibayangkan kan kalau pas rame seperti apa, jalan licin harus menghindari truk-truk besar di belakangnya," paparnya.

Pengguna jalan lainnya, Munadi, bahkan kerap kelilipan saat melintasi jalan berdebu di jalur perbatasan itu. 

Dia pernah merasakan motornya melaju di antara deretan truk-truk galian C yang baru saja keluar dari aktivitas penambangan.

"Depan saya truk galian C, belakang saya juga truk galian C. Waktu itu posisi saya di tengah-tengah, panas-panas jalannya berdebu sekali," tutur pekerja swasta yang sering melintasi jalur Pantura Kendal-Semarang.

Dia berharap ada langkah nyata yang dilakukan oleh Pemkab Kendal untuk mengatasi masalah ini.

"Memang beberapa waktu lalu sudah ada penanganan, tapi kan itu setiap hari lewat terus," sambungnya.

Menunggu korban berikutnya? 

Anggota DPRD Kendal Fraksi Gerindra, Riski Aritonang mendesak Pemkab Kendal lebih tegas mengatasi persoalan galian C yang telah merenggut korban jiwa.

Dia tak ingin warga sipil lain menjadi korban berikutnya saat melintas jalur perbatasan Kendal dan Kota Semarang itu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved