Tribunjateng Hari ini
Rahma Sering Temukan Harga Lebih Murah di Pasar Modern
Sebagian pembeli mulai beralih dari pasar tradisional ke pasar modern atau swalayan untuk berbelanja kebutuhan pokok.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Sementara, pasar tradisional masih menjadi pilihan bagi warga yang mengandalkan transaksi tunai dan pembelian bertahap sesuai kemampuan.
"Pasar modern segmennya mereka yang punya uang. Tapi, yang yang tidak beruang dia akan masuk ke pasar tradisional,” kata Mul, sapaan akrabnya.
“Pembelian di pasar modern itu biasanya mereka-mereka pakai nontunai, pembayaran melalui itu ya. Kalau untuk orang-orang yang biasa tidak biasa menggunakan nontunai, larinya ke pasar tradisional," lanjutnya.
Lebih lanjut, Mul menjelaskan, harga di pasar tradisional bersifat dinamis karena barang yang dijual tidak mengenal sistem stok lama sehingga pergerakan harga bisa cepat naik maupun turun.
"Harga update terus, harga selalu baru, turun naik ya cepat kalau di pasar tradisional. Apalagi, pasar tradisional tidak ada promo, tidak ada cuci gudang. Jadi, sekali pembelian sekali sudah habis. Beli lagi, habis," jelasnya.
Mul optimistis, pasar tradisional akan terus bertahan.
Pasar ini masih menjadi tumpuan bagi sejumlah masyarakat seperti pedagang kakilima, ibu rumah tangga, dan sejumlah segmen pembeli lainnya.
"Orang-orang senang masih tetap belanja di pasar tradisional," katanya. (Eka Yulianti Fajlin)
pasar modern
pedagang pasar tradisional
Pasar Tradisional
multiangle
eksklusif
Tribunjateng.com
m syofri kurniawan
| Tiga Bos Bank BJB Divonis Bebas dalam Kasus Kredit Sritex |
|
|---|
| Ngadiono Warga Pati Korban Kecelakaan ALS Akan Dibawa dengan Helikopter |
|
|---|
| Taj Yasin: Kasus Pencabulan Santriwati di Pati Sudah Terpantau sejak 2024 |
|
|---|
| Pelarian Ashari Tersangka Pencabulan Santriwati Berakhir di Wonogiri |
|
|---|
| Uniknya Ras Kambing Kaligesing di Klaten, Kambing Mandi Tiga Kali Sehari, Harga Tembus Ratusan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TRIBUN-JATENG-EDISI-5-JANUARI-2026.jpg)