Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Rahma Sering Temukan Harga Lebih Murah di Pasar Modern 

Sebagian pembeli mulai beralih dari pasar tradisional ke pasar modern atau swalayan untuk berbelanja kebutuhan pokok.

Tayang:
TRIBUN JATENG
TRIBUN JATENG/RAHARDIYAN AJIE KURNIAWAN 

Sementara, pasar tradisional masih menjadi pilihan bagi warga yang mengandalkan transaksi tunai dan pembelian bertahap sesuai kemampuan.

"Pasar modern segmennya mereka yang punya uang. Tapi, yang yang tidak beruang dia akan masuk ke pasar tradisional,” kata Mul, sapaan akrabnya. 

“Pembelian di pasar modern itu biasanya mereka-mereka pakai nontunai, pembayaran melalui itu ya. Kalau untuk orang-orang yang biasa tidak biasa menggunakan nontunai, larinya ke pasar tradisional," lanjutnya. 

Lebih lanjut, Mul menjelaskan, harga di pasar tradisional bersifat dinamis karena barang yang dijual tidak mengenal sistem stok lama sehingga pergerakan harga bisa cepat naik maupun turun.

"Harga update terus, harga selalu baru, turun naik ya cepat kalau di pasar tradisional. Apalagi, pasar tradisional tidak ada promo, tidak ada cuci gudang. Jadi, sekali pembelian sekali sudah habis. Beli lagi, habis," jelasnya. 

Mul optimistis, pasar tradisional akan terus bertahan.

Pasar ini masih menjadi tumpuan bagi sejumlah masyarakat seperti pedagang kakilima, ibu rumah tangga, dan sejumlah segmen pembeli lainnya.

"Orang-orang senang masih tetap belanja di pasar tradisional," katanya. (Eka Yulianti Fajlin)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved