Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Waspada! Gelombang Setinggi 4 Meter Mengancam Perairan Selatan Jateng hingga 11 Januari

BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang diperkirakan melanda perairan selatan Jateng.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Rayka Diah Setianingrum
GELOMBANG TINGGI - Sejumlah masyarakat bermain di laut Cilacap. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang diperkirakan melanda perairan selatan Jawa Tengah hingga Minggu (11/1/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang diperkirakan melanda perairan selatan Jawa Tengah hingga Minggu (11/1/2026).

Ancaman gelombang laut dengan ketinggian signifikan tersebut berpotensi terjadi di perairan selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo, hingga Samudera Hindia selatan Jawa Tengah.

Baca juga: Setelah 32 Tahun, Upaya Terakhir Zaenuddin Temukan Keluarga Berhasil: Ternyata Saya Orang Cilacap

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, menyebut ketinggian gelombang diprakirakan berada pada rentang 2,5 hingga 4 meter.

“Kondisi ini masuk kategori gelombang tinggi dan dapat membahayakan aktivitas pelayaran maupun kegiatan kelautan,” ujar Teguh, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan analisis cuaca terkini, wilayah perairan selatan Jawa Tengah diprediksi didominasi kondisi berawan disertai peluang hujan ringan.

Angin permukaan terpantau bergerak dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan berkisar 2 sampai 20 knot.

“BMKG menilai kombinasi angin dan gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” katanya.

Teguh menjelaskan, perahu nelayan sudah berpotensi terdampak ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.

Baca juga: "Aku Pulang Bu": Kisah Bocah Kelas 1 SD Hilang Selama 32 Tahun Karena Nekat Naik Kereta di Cilacap

Sementara itu, tongkang mulai berisiko saat angin menyentuh 16 knot dengan gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal feri rawan terganggu ketika angin mencapai 21 knot disertai gelombang 2,5 meter.

BMKG juga mengingatkan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Jawa Tengah agar tidak berenang atau bermain di laut terbuka.

“Kami mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, operator transportasi laut, serta wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan dan rutin memantau informasi resmi serta peringatan dini dari BMKG,” tegas Teguh. (ray)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved