Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Api Abadi Mrapen Padam

"Tak Ada yang Abadi" Respons ESDM Jateng Dapati Api Abadi Mrapen Grobogan Padam

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Jawa Tengah menerjunkan tim untuk meneliti penyebab padamnya Api Abadi Mrapen.

|
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/DOK ESDM JATENG
CEK API - Tenaga teknis dari Dinas ESDM Jateng memeriksa Api Abadi Mrapen yang padam sejak awal Januari lalu di Grobogan, Selasa (3/2/2026). 

Sedimen Tertutup Lumpur

Kepala Bidang Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono mengungkap, hasil kajian timnya di lapangan,  sumur gas Api Abadi Mrapen tertutup lumpur sehingga api tersebut padam.

"Intinya gas ini tertutup sama lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu," jelasnya.

Kendati begitu, ia mengklaim sumber gas penyuplai api abadi mrapen itu masih mencukupi. Pihaknya kini tinggal membuka sumbatan itu agar gas kembali lancar mengalir.

Proses pengerjaan pembersihan ini ditargetkan bakal rampung selama satu minggu.

"Nanti pakai teknik flushing yakni pembersihan agar lumpur-lumpur yang menyumbat bisa terangkat, gasnya bisa mengalir kembali," terangnya.

Pernah Padam Delapan Bulan

Berdasarkan catatan Tribun, Api Abadi Mrapen pernah padam total pada September 2020 silam.

Delapan bulan kemudian api Abadi Mrapen sudah kembali menyala selepas ditangani oleh tim Geologi.

"Api Abadi Mrapen kembali  dibuka setahun ini selepas selepas dihantam pandemi dan matinya sumber api," ujar  Tenaga Teknis Api Abadi Mrapen, Davi Dyanto (40) kepada Tribun Jateng, Senin (21/11/2022).

Nyala api abadi Mrapen diklaim sekarang lebih besar dibandingkan dengan nyala api sebelum padam dua tahun lalu.

Padamnya Api Abadi Mrapen diduga akibat adanya aktivitas pengeboran sumur yang berjarak hanya 200 meter.

Pengeboran dilakukan oleh perusahaan ritel yang hendak membuka toko minimarket.

Pengeboran diduga berdiameter lebih luas sehingga mengakibatkan api Mrapen padam.

"Tapi kandungan gas metana di api abadi Mrapen masih ada sehingga masih bisa nyala," jelasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved