Api Abadi Mrapen Padam
"Tak Ada yang Abadi" Respons ESDM Jateng Dapati Api Abadi Mrapen Grobogan Padam
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah menerjunkan tim untuk meneliti penyebab padamnya Api Abadi Mrapen.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rival al manaf
Ia mengatakan, api abadi Mrapen membeli menyala selepas dilakukan pengeboran kembali.
Selepas memenemukan sumber gas baru, secara bersamaan dipasang pula alat bantu berupa tabung yang menekan gas yang keluar dari tanah.
Maka ketika terdapat kelebihan gas keluar dapat ditekan, sebaliknya ketika gas keluar kecil dapat dinaikan.
"Alat tabung itu membantu untuk mengatur nyala api Mrapen," beber Davi.
Selepas kejadian itu, ia menuturkan, warga sekitar ketika ada pengeboran harus ada pemberitahuan atau izin ke pihak ESDM sehingga nantinya didampingi.
Namun aktivitas pengeboran kian jarang ditemukan lantaran warga sekitar menggunakan PDAM.
Berbeda halnya di area persawahan di sekitar Mrapen yang seringkali muncul sumber gas alami yang ditandai dengan gelembung air disusul bau gas yang menyengat.
"Air lumpur di persawahan sini ketika ditemukan gas juga sedotan lumpurnya lebih dalam," katanya.
Api Abadi sebagai Sinyal Alam
Api Abadi Mrapen sudah tersohor lantaran menjadi sumber nyala api obor pesta olahraga nasional hingga internasional.
Di antaranya menjadi sumber api event internasional Ganefo pada 1 November 1963.
Lalu Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI 23 Agustus 1996.
Pengambilan Api Obor Asian Games 2018. Hingga sumber api untuk acara Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) IX baru-baru ini.
Menurut Davi, api abadi Mrapen juga sarat dengan cerita yang tumbuh di masyarakat.
Seperti keyakinan warga bahwa api Mrapen sempat menjadi tempat singgah Sunan Kalijaga.
| Kirab Budaya HUT ke-60 Batang, Bupati Faiz Naik Kereta Kuda Sebar Uang untuk Warga |
|
|---|
| COD HP Berujung Maut, Pemotor Tewas Terlindas Truk Boks, Motor Goyah saat Menyalip |
|
|---|
| AR Pembonceng Motor Belum Ditemukan, Hanyut Terbawa Arus Sungai Pelus Banyumas |
|
|---|
| Pencarian Korban Jatuh ke Sungai Pelus Banyumas Dilanjutkan Hari Ini, Satu Remaja Masih Hilang |
|
|---|
| 8 Rumah Hancur Akibat Bentrok Antar Desa, Dipicu Pria Mabuk Maki Istri Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260203_CEK-API-Tenaga-teknis-dari-Dinas-ESDM-Jateng.jpg)