Berita Batang
Berita Duka, Waryuni Meninggal Dunia
Warga Desa Cempereng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, sempat digemparkan dengan penemuan
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Warga Desa Cempereng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, sempat digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di aliran sungai pada Jumat (30/1/2026) sore.
Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat sekitar lokasi kejadian.
Setelah dilakukan penyelidikan, identitas korban akhirnya berhasil diketahui. Jenazah ditemukan dalam kondisi tengkurap sekitar pukul 15.15 WIB di aliran sungai wilayah setempat.
Kasatreskrim Polres Batang Iptu Albertus Sudaryono mengungkapkan, korban diketahui bernama Waryuni alias Cumbu, seorang ibu rumah tangga berusia sekitar 50 tahun, warga Desa Cempereng RT 03 RW 01, Kecamatan Kandeman.
“Korban ditemukan meninggal dunia di sungai dengan posisi tengkurap.
Setelah mendapat laporan dari warga, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian,” kata IPTU Albertus kepada Tribunjateng, Rabu (4/2/2026).
Peristiwa penemuan mayat tersebut bermula ketika seorang saksi bernama Anam Prasetyo (21) hendak mencari umpan untuk memancing di sekitar sungai.
Saat menyusuri aliran air, ia melihat tubuh manusia dalam kondisi tidak bergerak.
Baca juga: Kronologi Lengkap Bus Po Haryanto Hangus Terbakar di Tol Pejagan-Pemalang: Api di Roda Depan Kanan
Saksi kemudian memanggil rekannya, Kevin Yulio (17), untuk memastikan temuan tersebut.
Setelah dilakukan pengecekan dari jarak dekat, keduanya memastikan bahwa objek yang terlihat adalah sesosok mayat.
“Setelah dicek dari jarak dekat sekitar dua meter, dipastikan itu adalah mayat. Kedua saksi kemudian melaporkan kejadian ini kepada ketua RT, yang selanjutnya diteruskan ke Polsubsektor Kandeman dan Polres Batang,” jelasnya.
Menerima laporan warga, petugas piket Samapta dan Reskrim Polres Batang bersama tim Inafis segera menuju lokasi.
Aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melaksanakan proses identifikasi awal.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Batang guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian.
“Langkah-langkah yang kami lakukan antara lain menerima laporan, mendatangi dan mengamankan TKP, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta membawa korban ke rumah sakit.
Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” jelasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum ada hasil resmi dari penyelidikan. (Ito)
| DP3AP2KB Batang Tangani 65 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak 2025, Didominasi Kekerasan Seksual |
|
|---|
| Sawah Produktif Jadi Wisata Rob, PMI Batang Tebar Ribuan Bibit Mangrove dan Ikan di Denasri Kulon |
|
|---|
| Iming-iming Uang Ratusan Juta Rupiah Diduga Jadi Awal Mula Video Bandar Membara Bergetar |
|
|---|
| Lawan Stunting Lewat Dapur, Festival Gemarikan Batang Ubah Ikan Jadi Menu Kreatif Keluarga |
|
|---|
| Berkaca dari Kasus Little Aresha Jogja, DP3AP2KB Batang Pastikan 14 Daycare Berizin Layak Operasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260204_penemuan-mayat-batang.jpg)