Mudik 2026
Daftar Titik Rawan Macet di Purworejo saat Mudik Lebaran 2026, Jika Bisa Hindari
Dishub Purworejo Jawa Tengah telah memetakan daftar titik rawan macet saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 ini.
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM - Dishub Purworejo Jawa Tengah telah memetakan daftar titik rawan macet saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 ini.
Lebarang diperkirakan akan jatuh pada tanggal 20 atau 21 Maret 2026.
Jauh hari sebelum tanggal tersebut otoritas setempat telah mempersiapkan beberapa hal untuk memperlancar arus lalulintas.
Sejumlah langkah strategis disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan saat puncak mudik.
Baca juga: Cara Daftar Mudik Gratis ke Cilacap, Kuota 800 Penumpang, Wajib KTP Lokal
Baca juga: Waspada Saat Ramadan dan Mudik, Ini Titik Macet dan Blackspot Laka di Cilacap
Mulai dari pendirian posko pelayanan, pemetaan jalur mudik, identifikasi titik rawan kemacetan (trouble spot), hingga penyiapan layanan darurat di jalan, seluruhnya dirancang untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Purworejo.
Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Purworejo, Andriyatakmoko, mengatakan bahwa posko pelayanan akan kembali didirikan di depan Kantor Dishub Purworejo, seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
“Pelaksanaan posko dimulai H-7 sampai H+7 Lebaran, diperkirakan mulai 14 Maret hingga 29 Maret 2026,” ujar Andriyatakmoko, Selasa (24/2/2026).
Posko tersebut akan bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) guna mendukung pelayanan informasi serta penanganan kondisi darurat di lapangan.
Dishub Purworejo telah melakukan pemetaan pada dua jalur utama yang menjadi tumpuan arus mudik, yakni jalur nasional yang melintas di depan Kantor Dishub serta jalur Deandels yang menghubungkan kawasan pesisir selatan.
Pada jalur nasional, terdapat sejumlah titik yang menjadi perhatian karena kerap mengalami kepadatan kendaraan, di antaranya ruas depan Pasar Laris Kutoarjo, kawasan Mbok Susah, serta Jembatan Kali Anyar serta perbaikan jalan longsor di desa Bener jalan Purworejo-Magelang.
Sementara di jalur Deandels, titik rawan kemacetan berada di Simpang Empat Ketawang dan Simpang Empat Jatimalang.
Dua lokasi tersebut dinilai berpotensi padat, terutama karena menjadi akses menuju destinasi wisata pantai yang ramai dikunjungi saat libur Lebaran.
“Antisipasi dilakukan karena titik-titik tersebut berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan, khususnya saat puncak arus mudik dan arus balik,” jelasnya.
Dishub juga akan melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional apabila terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan, termasuk berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait lainnya.
Sebagai bentuk pelayanan kepada pemudik, Dishub Purworejo menyiapkan rest area di halaman kantor Dishub.
| Barang Pemudik Senilai Rp 110 Juta Tertinggal di KAI Purwokerto |
|
|---|
| Arus Balik Masih Terasa, 2.000 Kendaraan per Jam Padati Gerbang Tol Banyumanik Semarang Hari Ini |
|
|---|
| Hari Terakhir Libur Lebaran 2026, Stasiun Pekalongan Masih Diserbu Ribuan Pemudik |
|
|---|
| Arus Balik Hari Terakhir Libur Lebaran, 62.053 Penumpang Padati KAI Daop 4 |
|
|---|
| Puncak Arus Balik Gelombang Kedua, One Way Jalan Tol Semarang Batang Diperpanjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251221_lalu-lintas-macet-di-Kabupaten-Semarang_1.jpg)