Sidang AMPB
'Tangkap Kapolresta Pati' Tulisan di Kemeja Botok AMPB Saat Hadapi Putusan Hakim
Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto memasuki Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Pati
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
Satu di antaranya adalah aktivis Jaringan Gusdurian yang juga putri dari Presiden Ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yakni Inayah Wahid.
Inayah tiba di halaman PN Pati pada pukul 08.49 WIB dan memasuki Ruang Sidang Cakra beberapa menit kemudian.
Pukul 09.23, tampak pula Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto berbarengan menyusul masuk ke ruang sidang.
Pukul 09.30, advokat yang juga pemengaruh media sosial, Muhammad Sholeh alias Cak Sholeh, juga ikut masuk ke ruang sidang.
Saat diwawancarai, Inayah Wahid dengan tegas menyatakan harapannya agar Botok dan Teguh bisa divonis bebas.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk upaya agar kebebasan masyarakat dalam menyampaikan kritik tetap terjaga dalam sistem demokrasi.
Dia pun mengkritik adanya anggapan bahwa protes masyarakat merupakan provokasi.
| Inayah Wahid Sebut Pati Jadi Awal Dimulainya Pergerakan di Indonesia: Setelah Ini Jangan Berhenti |
|
|---|
| Tim Hukum AMPB Tetap Keberatan Meski Botok-Teguh Keluar Penjara, Vonis Hakim Cederai Demokrasi |
|
|---|
| Keluar Penjara, Botok dan Teguh AMPB Diarak Pendukungnya Hingga Sujud Syukur di Alun-Alun Pati |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Botok dan Teguh AMPB Bebas dari Penjara Meski Divonis Bersalah oleh Hakim PN Pati |
|
|---|
| Sidang Vonis Teguh dan Botok: Tantangan Sumpah Pocong hingga Sosok Saksi Misterius Mulyanto |
|
|---|