OTT KPK di Kab Pekalongan
Plot Twist Ternyata Fadia Arafiq 2 Periode Jadi Bupati Pekalongan Tapi Tak Paham Birokrasi
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengaku tidak memahami persoalan birokrasi dan tata kelola pemerintahan karen
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ia beralasan urusan teknis birokrasi selama ini lebih banyak ditangani oleh sekretaris daerah, sementara dirinya menjalankan fungsi seremonial sebagai kepala daerah.
"Hal ini tentunya bertentangan dengan asas presumptio iures de iure (teori fiksi hukum).
Terlebih FAR adalah seorang bupati atau penyelenggara negara selama dua periode serta satu kali menjabat sebagai wakil bupati periode 2011-2016 sehingga sudah semestinya, FAR memahami pelaksanaan prinsip-prinsip good governance pada pemerintah daerah," jelas Fadia.
Namun demikian, KPK mengungkap bahwa sejumlah pejabat daerah, termasuk sekretaris daerah, telah beberapa kali mengingatkan potensi konflik kepentingan dalam pengadaan proyek tersebut.
"KPK melalui fungsi koordinasi dan supervisi juga telah secara intens memberikan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan," pungkasnya.
Ditahan 20 Hari di Rutan KPK
Saat ini, Fadia Arafiq resmi ditahan oleh KPK di Rumah Tahanan Cabang Gedung Merah Putih KPK untuk kepentingan penyidikan.
Penahanan dilakukan selama 20 hari, terhitung mulai 4 hingga 23 Maret 2026.
Dalam perkara ini, Fadia disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 127 ayat (1) KUHP.
Kasus ini masih terus didalami oleh penyidik KPK guna mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Ditangkap di Semarang
Keterangan dari KPK menyebutkan bahwa Fadia Arafiq ditangkap dalam operasi senyap di Kota Semarang pada Selasa (3/3/2026) dini hari.
Saat penangkapan berlangsung, Fadia disebut berada di salah satu hotel di Semarang bersama ajudan serta orang kepercayaannya.
Tribunjateng.com
OTT KPK
OTT KPK Bupati Pekalongan
OTT KPK Pekalongan
OTT Pekalongan
Fadia Arafiq Tersangka Korupsi
Muh Radlis
| Diperiksa KPK 4,5 Jam, Camat Talun Pekalongan Mengaku Tegang Hingga Sulit Makan dan Tidur |
|
|---|
| BREAKING NEWS KPK Periksa 63 ASN dan Pejabat OPD Pekalongan Secara Maraton Mulai Hari Ini |
|
|---|
| Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Pernah Larang Wartawan Liputan Usai Fadia Kena OTT KPK |
|
|---|
| Penggeledahan 7 Jam di Setda Pekalongan, Penyidik KPK Bawa 5 Koper |
|
|---|
| Zea Ashraff Tutup Kolom Komentar Instagram Setelah Diduga Kecipratan Rp2,5 Miliar dari Fadia Arafiq |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260303_Fadia-Arafiq-3.jpg)