Tribunjateng Hari ini
Wamendagri dan Golkar Tanggapi Pernyataan Fadia soal Penyanyi Dangdut
Pernyataan Fadia Arafiq, yang mengaku tidak paham hukum dan tata kelola pemerintahan karena latarnya sebagai penyanyi dangdut menuai reaksi.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Sarmuji menyampaikan, setiap orang yang memiliki posisi sebagai pejabat pemerintahan harus menyesuaikan diri dengan bidang tugasnya, termasuk dalam hal tata pemerintahan.
Selain itu, Sarmuji turut mendorong pemda mendampingi pejabatnya secara terus menerus.
"Pemerintah daerah juga memiliki bagian hukum yang mesti mendampingi pejabat daerah terus menerus," imbuh dia.
Karangan bunga
Di sisi lain, KPK mendapatkan banyak dukungan dari warga Pekalongan usai melakukan penangkapan terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, sejumlah warga menunjukkan dukungan dengan mengirimkan karangan bunga ke Gedung Merah Putih, Jakarta.
“Hari ini (Kamis kemarin—Red) kami mendapatkan banyak pesan dukungan dari warga Pekalongan, bahkan sampai ada yang mengirimkan karangan bunga, KPK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Pekalongan atas dukungan ini,” kata Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, terdapat tiga karangan bunga di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Tiga karangan bunga itu berasal dari Aliansi Rakyat Pekalongan Bersatu, Masyarakat Kabupaten Pekalongan, dan Rakyat Kabupaten Pekalongan.
Ketiga karangan bunga itu berisi tulisan ucapan terima kasih dan mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi, salah satu karangan bunga dengan tulisan “Terima kasih Komisi Pemberantasan Korupsi, Anda Menyelamatkan Kami”.
Budi mengatakan, hal tersebut menjadi bentuk kepercayaan sekaligus harapan kepada KPK dalam upaya-upaya pemberantasan korupsi ke depan.
“Dan kalau kita bicara pemberantasan korupsi, ini adalah ikhtiar kolektif dan KPK berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh unsur masyarakat, khususnya untuk upaya-upaya pencegahan ataupun mitigasi ke depan,” ujarnya. (Kompas.com)
OTT KPK Bupati Pekalongan
OTT KPK Pekalongan
Fadia Arafiq Tersangka Korupsi
Tribunjateng.com
m syofri kurniawan
| Investasi Industri Logam Dasar Senilai Rp 800 Miliar Masuk Kawasan Industri Terpadu Batang |
|
|---|
| Sorot Alih Fungsi Lahan, Pemkab Wonosobo Perkuat Kolaborasi CSR untuk Hadapi Krisis Lingkungan |
|
|---|
| Dita Kembangkan Jajanan Khas Lumpia Semarang Mini, Sehari Ludes 5.000 Biji Berkat Pemasaran Digital |
|
|---|
| Dua Orang Tewas Setelah Hiace Seruduk Truk di Tol Semarang-Solo |
|
|---|
| Andri Ramawi Ikuti Langkah Alfredo Mundur dari PSIS Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Jumat-6-Maret-2026.jpg)