Berita Jateng
Diguyur Anggaran Pemprov Jateng Rp1,4 Miliar, Jalan Semarang-Godong Kembali Mulus
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi kembali membuka jalur utama Semarang-Godong, Jumat (13/3/2026).
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi kembali membuka jalur utama Semarang-Godong, Jumat (13/3/2026).
Jalan penghubung Semarang, Demak dengan Grobogan ini sebelumnya lumpuh akibat tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, 16 Februari 2026 lalu.
Prosesi pembukaan jalan ditandai menarik papan pembatas jalan.
Baca juga: Perbaikan Jalan Kaligawe Belum Rampung, Ditargetkan Fungsional Saat Arus Mudik
Selepas papan besi itu digeser, pengguna jalan akhirnya bisa melintas.
"Kami dari awal menargetkan jalan ini bisa dilalui H-7 lebaran dan ini telah sesuai target," kata Luthfi dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Luthfi, jalur Semarang-Godong memiliki peran strategis karena menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi, logistik, dan mobilitas masyarakat di kawasan Semarang, Demak, hingga Purwodadi.
“Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali," katanya.
Luthfi mengingatkan pula kepada pemerintah daerah dan lembaga terkait agar menjaga dan merawat tanggul Sungai Tuntang agar kejadian serupa tidak terulang. Jalan tersebut sebelumnya terkelupas akibat tanggul jebol.
"Perawatan bisa dilakukan melalui penanaman pohon di sekitar tanggul serta menjaga kebersihan lingkungan," bebernya.
Anggaran Rp1,4 M
Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro menyebut, jalan beton yang terkelupas banjir kembali dilakukan pengecoran beton yang memakan anggaran kurang lebih sebesar Rp1,4 miliar.
Jalann yang dicor sebanyak 10 segmen dengan setiap segmen memiliki panjang 6 meter. "Panjang beton nanti sekitar 60 meter," katanya.
Proyek pengecoran jalan diakui Henggar tidak sesuai dengan rencana awal.
Penanganan jalan tersebut pada mulanya bakal mengandalkan jembatan armco.
Namun, niat itu dibatalkan karena setelah ditinjau ulang ternyata ada badan jalan lain yang konstruksinya sudah bergeser.
Baca juga: "Konsisten Terhadap Jadwal" Dewan Soroti Target Perbaikan Jalan Pemkot Semarang Jelang Mudik Lebaran
Selain itu, pemasangan jembatan armco dinilai mubazir karena ketika jembatan itu dipasang maka saat jalan mau dicor akan dibongkar kembali.
Agar tidak mengeluarkan biaya dua kali lipat, maka pihaknya memilih mengecor jalan itu seperti semula.
"Jembatan armco tidak jadi dipasang, tapi dilakukan penanganan permanen dengan pengecoran beton bertulang," tuturnya. (Iwn)
| Prabowo Puji Pengelolaan Sampah di Banyumas, Jateng Optimistis Wujudkan Zero Sampah pada 2028 |
|
|---|
| Jateng Perkuat Posisi Candi Borobudur dan Prambanan sebagai Pusat Religi Dunia |
|
|---|
| Ini Daftar Lengkap 27 Pejabat Pemprov Jateng yang Dirotasi |
|
|---|
| Jelang May Day, Ahmad Luthfi Rutin Serap Aspirasi Buruh |
|
|---|
| 27 Pejabat Tinggi dan Kepala Dinas Pemprov Jateng Dirotasi, Kadis DLHK dan Kadinkes Diganti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260313_Gubernur-Jawa-Tengah-Ahmad-Luthfi-resmikan-jalan-Semarang-Godong_1.jpg)