Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Diguyur Anggaran Pemprov Jateng Rp1,4 Miliar, Jalan Semarang-Godong Kembali Mulus

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi kembali membuka jalur utama Semarang-Godong, Jumat (13/3/2026). 

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/PEMPROV JATENG
RESMIKAN - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi kembali membuka jalur utama Semarang-Godong, Jumat (13/3/2026).  

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi kembali membuka jalur utama Semarang-Godong, Jumat (13/3/2026). 

Jalan penghubung Semarang, Demak dengan Grobogan ini  sebelumnya lumpuh akibat tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, 16 Februari 2026 lalu. 

Prosesi pembukaan jalan ditandai menarik papan pembatas jalan.

Baca juga: Perbaikan Jalan Kaligawe Belum Rampung, Ditargetkan Fungsional Saat Arus Mudik

Selepas papan besi itu digeser, pengguna jalan akhirnya bisa melintas. 

"Kami dari awal menargetkan jalan ini bisa dilalui H-7 lebaran dan ini telah sesuai target," kata Luthfi dalam keterangan tertulisnya. 

Menurut Luthfi, jalur Semarang-Godong memiliki peran strategis karena menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi, logistik, dan mobilitas masyarakat di kawasan Semarang, Demak, hingga Purwodadi.

“Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali," katanya. 

Luthfi mengingatkan pula kepada pemerintah daerah dan lembaga terkait  agar menjaga dan merawat tanggul Sungai Tuntang agar kejadian serupa tidak terulang. Jalan tersebut sebelumnya terkelupas akibat tanggul jebol. 

"Perawatan bisa dilakukan melalui penanaman pohon di sekitar tanggul serta menjaga kebersihan lingkungan," bebernya. 

Anggaran Rp1,4 M 

Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro menyebut, jalan beton yang terkelupas banjir kembali dilakukan pengecoran beton yang memakan anggaran kurang lebih sebesar Rp1,4 miliar.

Jalann yang dicor sebanyak 10 segmen dengan setiap segmen memiliki panjang 6 meter. "Panjang beton nanti sekitar 60 meter," katanya.

Proyek pengecoran jalan diakui Henggar tidak sesuai dengan rencana awal.

Penanganan jalan tersebut pada mulanya bakal mengandalkan jembatan armco.

Namun, niat itu dibatalkan karena setelah ditinjau ulang ternyata ada badan jalan lain yang konstruksinya sudah bergeser.

Baca juga: "Konsisten Terhadap Jadwal" Dewan Soroti Target Perbaikan Jalan Pemkot Semarang Jelang Mudik Lebaran

Selain itu, pemasangan jembatan armco dinilai mubazir karena ketika jembatan itu dipasang maka saat jalan mau dicor akan dibongkar kembali.

Agar tidak mengeluarkan biaya dua kali lipat, maka pihaknya memilih mengecor jalan itu seperti semula.

"Jembatan armco tidak jadi dipasang, tapi dilakukan penanganan permanen dengan pengecoran beton bertulang," tuturnya. (Iwn) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved