Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

OTT KPK Bupati Cilacap

Koordinator LSM Ini Sebut Bupati dan Sekda Cilacap Figur Clean dan Clear

Koordinator LSM Seroja Cilacap, Ekanto Wahyuning Santoso, menilai kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
OTT CILACAP - Suasana penjagaan di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas, tempat pemeriksaan awal Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman, Jumat (13/3/2026). 

“Saya berharap pemerintahan yang masih berjalan saat ini bisa cepat menyesuaikan diri agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ucapnya.

Menurutnya, peristiwa ini tidak hanya berdampak pada sistem pemerintahan, tetapi juga menimbulkan efek sosial dan psikologis bagi masyarakat.

“Secara sosial pasti ada dampaknya karena masyarakat merasa kaget dan ini menjadi perbincangan di mana-mana,” katanya.

OTT CILACAP - Bus kuning yang membawa Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman dilaporkan turut diamankan bersama sejumlah pejabat lainnya dan tengah diperiksa di Gedung Reskrim Polresta Banyumas, Jumat (13/3/2026).
OTT CILACAP - Bus kuning yang membawa Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman dilaporkan turut diamankan bersama sejumlah pejabat lainnya dan tengah diperiksa di Gedung Reskrim Polresta Banyumas, Jumat (13/3/2026). (TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati)


Ia juga menilai keluarga pihak-pihak yang ikut diamankan kemungkinan turut merasakan tekanan psikologis akibat situasi tersebut.


“Tidak hanya masyarakat, keluarga dari orang-orang yang ikut terbawa dalam OTT ini tentu juga merasakan ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.


Selain itu, Ekanto menilai situasi ini juga memunculkan dinamika politik terkait kelanjutan kepemimpinan di Kabupaten Cilacap.


“Dalam politik tentu akan muncul berbagai spekulasi tentang bagaimana jalannya pemerintahan ke depan,” katanya.


Diketahui sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Cilacap pada Jumat (13/3/2026).


Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman.


Usai menjalankan pemeriksaan awal Mapolresta Banyumas, tujuh orang termasuk Bupati Cilacap diberangkatkan ke Jakarta untuk melakukan lebih lanjut. (ray)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved