Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Tragedi Maut di Jalan Desa Sidomukti Kendal, 2 Pengendara Motor Tewas Adu Banteng

Tragedi maut terjadi di Jalan Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal pada hari kedua Idulfitri, Minggu (22/3/2026).

Istimewa/POLRES KENDAL
OLAH TKP - Petugas Polres Kendal melakukan olah TKP pasca kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa di Jalan Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Minggu (22/3/2026). Dua sepeda motor adu banteng. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Agenda merajut tali silaturahmi di momentum Hari Raya idulfitri di Kabupaten Kendal, berakhir duka. 

Tragedi maut terjadi di Jalan Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal pada hari kedua Idulfitri, Minggu (22/3/2026).

Motor Honda Supra X 125 bernomor polisi H 2739 NL mengalami adu banteng dengan motor N Max bernomor polisi H 4209 XU. 

Baca juga: Tak Ada Open House, Bupati Tika Persilakan Warga Kendal Datang ke Rumah Cangkiran

Dwintha Cucu Mpok Nori Tewas Mengenaskan, Pelaku Suaminya Sendiri

Pengendara motor Supra X 125, Kispono (38) warga Desa Penyangkringan RT 02 RW 14 Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal meninggal setelah mengalami benturan keras dalam kecelakaan itu. 

Nasib tak jauh berbeda juga dialami pengendara motor NMax, Johan Lawalata (46) warga Desa Kebongembong RT 04 RW 02 Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal.

Johan juga meninggal seusai mengalami insiden adu banteng maut tersebut. 

"Kejadian sekira pukul 12.00, dua korban meninggal," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, Minggu (22/3/2026).

Ipda Heru menerangkan, kedua korban yang sama-sama berboncengan itu hendak menyambung tali silaturahmi ke sanak saudara saat momentum Idulfitri. 

Sayangnya nasib berkata lain. Maut terlebih dahulu menjemput sebelum keduanya tiba di tempat tujuan.

"Korban meninggal saat dalam perjalanan menuju RSI Weleri Kendal untuk mendapatkan pertolongan," ungkapnya.

Menurut Ipda Heru, kronologi bermula saat pengendara Supra, Kispono diduga hendak bermanuver saat melaju dari arah selatan, tepatnya dari Sukorejo menuju arah Weleri. 

Setiba di Jalan Desa Penyangkringan, motor yang dikendarai Kispono melaju terlalu ke kanan dengan kecepatan sedang.

Kispono yang tak sadar ada motor NMax yang dikendarai Johan Lawalata melaju dari arah berlawanan, langsung menghantam motor itu dengan cukup keras. 

"Dikarenakan jarak sudah dekat, kedua pengendara tidak dapat menghindar," sambungnya.

Lebih lanjut, Ipda Heru menerangkan jika pemotor Supra tersebut diduga gagal saat hendak mencoba bermanuver di kontur jalan yang lurus tersebut.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved