Berita Jateng
Pantas Bisa Rekam Polwan Lagi Mandi, Tempat Tinggal Briptu BTS Ternyata Cuma Terpisah Tembok
Hanya berjarak satu tembok, oknum polisi di SPN Polda Jateng Briptu BTS ini nekat merekam Polwan Brigadir SP saat sedang mandi.
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
Ringkasan Berita:
- Briptu BTS, anggota SPN Polda Jateng, kini berada di penempatan khusus (Patsus) setelah tertangkap tangan merekam rekan kerjanya, Brigadir SP, saat sedang mandi di rumah dinas yang bersebelahan.
- Menanggapi insiden tersebut, Polda Jateng segera memisahkan lokasi tinggal keduanya dan memberikan pendampingan trauma healing bagi korban.
- Kasus ini telah dinyatakan lengkap dan siap disidangkan secara kode etik untuk menentukan sanksi bagi Briptu BTS atas pelanggaran perilaku dan etika profesi.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kedekatan tempat tinggal yang seharusnya memberikan rasa aman justru disalahgunakan Briptu BTS untuk mengintai privasi rekan sejawatnya sendiri.
Hanya berjarak satu tembok, oknum polisi di SPN Polda Jateng ini nekat merekam Polwan Brigadir SP yang tengah mandi hingga akhirnya tertangkap tangan, memicu pemisahan paksa rumah dinas dan menyeret pelaku ke ruang penempatan khusus (Patsus).
Kejadiannya dilaporkan terjadi secara singkat, namun langsung terbongkar pada hari yang sama.
Baca juga: Nasib Briptu BTS Intip dan Rekam Polwan Mandi di SPN Polda Jateng, Begini Updatenya
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada September 2025 di lingkungan tempat tinggal anggota SPN Polda Jateng, di mana pelaku dan korban diketahui tinggal bersebelahan.
“Kebetulan rumahnya bersebelahan.
Pada hari itu juga, yang bersangkutan langsung ketahuan, tertangkap tangan oleh korban,” ungkap Kombes Artanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Kamis (9/4/2026).
Menurut dia, Briptu BTS dan Brigadir SP sama-sama berada di lingkungan SPN Polda Jateng, meskipun tidak berasal dari angkatan yang sama.
“Tapi kebetulan rumahnya berdekatan, sehingga memungkinkan terjadinya peristiwa tersebut,” imbuh dia.
Setelah memergoki aksi tersebut, Brigadir SP segera melaporkan kejadian itu ke Unit Provos SPN Polda Jateng.
Laporan itu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan awal.
Selanjutnya, perkara dilimpahkan ke Bidpropam Polda Jateng untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk pengumpulan alat bukti dan pemeriksaan saksi.
Selama proses berlangsung, Briptu BTS sempat tetap menjalankan tugas kedinasan, namun dalam pengawasan ketat dari internal.
“Yang bersangkutan saat itu masih melaksanakan kegiatan dinas di SPN, tetapi dalam bentuk pengawasan,” jelas Kombes Artanto.
Tidak hanya itu, untuk mencegah interaksi langsung antara pelaku dan korban, pihak internal juga mengambil langkah pemisahan tempat tinggal.
| Gubernur Jateng Terenyuh Para ASN Tertib Budayakan Hemat Energi |
|
|---|
| Minat Reksadana Naik Tajam, Investor Jateng Melonjak Dua Kali Lipat |
|
|---|
| Ombudsman Jateng Turun Tangan Lindungi Siswa SMK yang Diintimidasi Usai Tolak Program MBG di Kudus |
|
|---|
| Gubernur Ahmad Luthfi Sidak LPG di Karanganyar: Stok Aman dan Tidak Ada Penimbunan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Rabu 8 April 2026: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-polisi-lakukan-pelecehan-seksual.jpg)