Wonogiri
Kronologi Robohnya Balai Dusun di Wonogiri, 1 Orang Tewas 4 Luka-luka
Kronologi robohnya balai dusun di Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Wonogiri terungkap.
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM - Kronologi robohnya balai dusun di Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Wonogiri terungkap.
Peristiwa itu membuat empat orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/4/2026) malam.
Baca juga: Rekayasa Arus Lalulintas saat Karnaval Paskah Kota Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara
Baca juga: Kronologi Perundungan di SDN 3 Kubangjati Brebes, 6 Pelaku Tutup Ruang Kelas saat Jam Istirahat
Camat Giritontro, Sangga Ota Kharisma, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.45 WIB.
Awalnya, warga sedang kerja bakti di sekitar lokasi kejadian.
"Ceritanya di sana ada sumber mata air, mau diangkat mersibelnya. Dikaitkan di balai dusun, tidak kuat lalu ambruk," kata Sangga, Kamis (16/4/2026).
Menurut dia, reruntuhan dinding balai dusun itu menimpa setidaknya lima warga.
Satu warga meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Agustinus Mringsisari (60), warga setempat, yang mengalami luka serius di bagian kepala akibat tertimpa material beton.
Sementara itu, satu korban lainnya, Suparman (42), mengalami luka berat pada bagian kepala dan telah mendapatkan penanganan medis.
Tiga korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar.
"Jadi ada kerja bakti memperbaiki pompa sumur bor di rumah inventaris dusun.
Proses perbaikan dilakukan dengan cara menarik pipa besi dan pompa menggunakan alat bantu yang dikaitkan pada struktur bangunan," jelasnya.
Kondisi Bangunan Diduga Tidak Standar
Diduga kondisi bangunan yang tidak standar serta tidak mampu menahan beban membuat struktur bangunan tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa warga yang berada di bawahnya.
| Sosok Warga Wonogiri yang Rumahnya Dibakar Penagih Utang, Sering Berurusan Dengan Bank Plecit |
|
|---|
| Sosok Wanita Pencuri di Wonogiri, Gasak Perhiasan Total Rp 90 Juta Rupiah |
|
|---|
| Pengakuan Pelajar Wonogiri yang Juga Ayah dari Bayi Dibuang, Tak Tahu Pacarnya Hamil |
|
|---|
| Kronologi Sopir Bank di Wonogiri Bawa Kabur Uang Rp 9 Miliar, Bermula Teman ke Toilet |
|
|---|
| Truk Semen Alami Kecelakaan hingga Terbalik di Persimpangan Jalan Wonogiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260416_AMBRUK-Balai-dusun-di-Dusun-Pendem-Desa-Pucanganom.jpg)