Semarang
Hadapi Panas Ekstrem, Petani Sayuran Semarang Pasang Paranet dan Blower
Cuaca panas ekstrem yang dipicu oleh El Nino mulai terjadi di Kota Semarnag pada pertengahan April 2026 ini.
Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/iwan Arifianto
PASANG PELINDUNG - Petani sayuran Semarang mulai memasang paranet atau jaring pelindung yang biasanya berwarna hitam untuk mengurangi dampak cuaca panas ekstrem yang dipicu oleh El Nino, Mangunsari,Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, terik panas yang terjadi merambat hingga ke air dalam pipa media tanam. Ia menyebut, air yang seharusnya dingin menjadi hangat akibat panas. "Air dalam pipa saya pegang sampai hangat," ujarnya.
Ia menilai, musim paling baik dalam proses menanam sayur adalah Januari hingga Maret. Kemudian periode September hingga Desember.
"Yang paling bagus awal tahun, berbarengan pula sama idulfitri, permintaan naik, panen juga naik," ungkapnya. (*)
Berita Terkait:#Semarang
| Liga Askot 2026 Jadi Ajang Pembinaan dan Pencarian Bibit Pesepak Bola Muda Semarang |
|
|---|
| PMKRI Semarang Pertanyakan Konsistensi Budiman Sudjatmiko, Sampaikan Lima Aspirasi untuk Pemerintah |
|
|---|
| Meski Ekonomi Lesu Pola Belanja Rekreasi Keluarga di Semarang Tetap Terjaga |
|
|---|
| Nasib Pengemudi Mobilio Viral Terobos Perlintasan Kereta di Semarang, Kini Dicari Polisi |
|
|---|
| Wisma Perdamaian Dipadati Jamaah, Annitho Aswaja Perkuat Jaringan Perempuan Thariqah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260418_PASANG-PELINDUNG-Petani-sayuran-Semarang-mulai-memasang-paranet.jpg)