Tribunjateng Hari ini
Warga Jembawan Pasang Sandbag untuk Cegah Longsor Susulan
Warga Jembawan Semarang Barat memasang karung berisi pasir atau sandbag untuk mencegah longsor susulan.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana Kampung Jembawan, RT 06 RW 01, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, dipenuhi aktivitas warga yang berupaya menahan longsor susulan di bantaran Sungai Silandak, Minggu (17/5/2026).
Sejak pagi, puluhan warga bersama petugas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) bergotong royong mengisi karung dengan tanah dan pasir untuk dijadikan sandbag penahan air di titik talut yang ambles.
Di sisi jalan yang retak dan menggantung, tumpukan karung mulai disusun berlapis.
Beberapa warga membawa sekop, sebagian lain mengangkut karung secara estafet.
Sesekali mereka memandang aliran sungai di bawah talut yang menggerus tanah.
Sebelumnya, talut Sungai Cilandak ambles, pada Jumat (15/5/2026).
Lurah Kalibanteng Kulon, Parjono menyebutkan, panjang area terdampak mencapai sekitar 100 meter dengan tinggi talut 3,5 hingga 4 meter.
Jalan selebar kurang lebih 4 meter di atas talut juga ikut longsor dan terputus.
Parjono mengatakan, kerusakan sebenarnya sudah mulai terlihat, sejak Maret lalu.
Retakan kecil di badan jalan perlahan membesar hingga akhirnya longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
"Warga sudah melaporkan ke kelurahan, kemudian kami sebagai pemangku wilayah kelurahan langsung membuat nota dinas ke beberapa Unit Pelaksana Teknis terkait. Salah satunya adalah DPU Kota Semarang, Perkim Kota Semarang, dan BBWS," kata Parjono ditemui Tribun Jateng di lokasi.
Setelah laporan diterima, sejumlah instansi teknis turun melakukan survei.
Dari hasil pengecekan, keretakan diduga dipicu gerusan air di bawah talut yang membentuk rongga besar pada struktur penahan tanah.
"Kemudian dari tiap OPD tersebut sudah menindaklanjuti dengan mensurvei wilayah. Ternyata, keretakan itu disebabkan karena adanya gerusan air yang ada di bawah talut sehingga menjadi rongga dan dihuni ikan sapu-sapu. Mungkin semakin lebar untuk rongganya itu," ujarnya.
Menurut Parjono, kerja bakti akan terus dilakukan secara kondisional.
| Ada Dua Kasus Kecelakaan Kendaraan Pengangkut MBG, Satlantas Pekalongan Latih Ratusan Sopir SPPG |
|
|---|
| Ukir Batu Jadi Rupiah, Gayuh Pengrajin Batu Akik Batang Tetap Semangat Hasilkan Aksesoris Unik |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei |
|
|---|
| Martha Incar Poundsterling Lawas, Kolektor Uang Kuno Kumpul di Queen City Mall Semarang |
|
|---|
| Sidak ke Pasar Pon, Bupati Blora Arief Rohman Pastikan Hewan Kurban Layak Jual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Senin-18-Mei-2026.jpg)